Sabtu, 25 September 2010

KESAKSIAN VICTORIA NEHALE - WAKTU SEDANG TERBURU HABIS!

Shalom pasukan doa!


Perjalanan pertama ke Neraka

Pada akhir pekan 23 Juli 2005, Saya menumpang taksi selama 30 menit dari kota Ondangwa dimana saya tinggal dan bekerja, ke kampungku, ber-akhir pekan bersama orang tuaku. Pada perjalanan pulang, Saya rasakan sesuatu yang Luarbiasa akan terjadi malam itu. Saya tiba di rumah sekitar jam 18H00 saat makan malam disiapkan. Saya berada didapur dengan semua keluarga, berbaring dilantai teralas selimut tua, sementara keponakan dan kemenakan kecilku nyanyikan lagu-lagu sekolah minggu mereka. Tiba-tiba urapan yang berat turun padaku, tubuhku menjadi sangat lemah, dan saya pingsan dalam Kuasa Allah. Saya melihat seorang lelaki, memakai sebuah jubah putih panjang dan ikat pinggang berwarna sama, berjalan ke-arah dimana saya berbaring. Cahaya yang luar biasa mengelilingi-Nya seolah-olah bersinar dari-Nya. Dia memakai sandal coklat; Wajah-Nya seperti orang timur tengah,dan kulitnya indah.Wajah-Nya sangat ramah dan penuh kemuliaan tetapi saya tak dapat melihat mata-Nya. Saat Dia berbicara, Suara-Nya sangat lembut, Ramah dan penuh Kasih, namun BerKuasa; gelombang-gelombang kasih keluar dari rupa-Nya.
Dia mengulurkan tangan-Nya dan mengangkat-ku. Tiba-tiba saya berada dalam tubuh yang indah, tubuh transformasiku; saya terlihat seperti umur saya pada saat delapan belas tahun. Saya memakai jubah putih dan ikat pinggang putih. Walaupun jubahku putih, namun bahannya berbeda dari lelaki yang berjubah putih tersebut. Jubah-Nya ber-sutera indah yang tak dapat di- gambarkan.
Dia berkata, suara-Nya lemah lembut dan penuh kasih: “Victoria, AKu-mau engkau ikut Aku; Akan Ku-tunjukan hal-hal yang menakutkan, akan Ku-bawah ke tempat di mana engkau tak pernah berada sebelumnya diseluruh hidup-mu”.Dia memegang tangan kananku dan kamipun pergi.Seolah-olah kami berjalan diudara dan terus naik. Dalam perjalanan, Saya letih dan berkata pada-Nya bahwa saya tak dapat lanjutkan perjalanan dan memohon agar membawaku kembali.Namun, Dengan lembut Dia memandangku dan berkata,“engkau tak letih–engkau baik.Jika letih Aku akan menggendong-mu,namun saat ini engkau baik.Damai menyertaimu.Mari kita pergi.”
Tempat dimana kami tiba sangat kering, lebih buruk dari padang kering yang diketahui manusia, tak ada tanda kehidupan sedikitpun. Tak ada pepohonan atau rumput atau suatu tanda-tanda kehidupan. Sungguh tempat yang sangat tertekan.
Kami tiba di-gerbang, Dia menoleh padaku dan berkata:“Victoria,kami akan masuk melalui gerbang, dan hal yang kau saksikan akan sangat menakutkanmu dan meng-goncangkanmu–namun kuatkan percaya-mu sebab kau dalam lindungan-Ku ketempat engkau Ku-bawah.Bukalah matamu dan perhatikanlah segala sesuatu yang Ku-tunjukan padamu.” Saya terkejut dan menangis. Saya mem-protes dan memohon agar Ia membawaku kembali. Saya berkata bahwa saya tak suka pergi kesana sebab saya dapat melihat kedalam melalui gerbang.Dia memandangku dan berkata,“Damai menyertaimu; Aku menyertai-mu.Kami harus masuk, sebab waktu terburu habis.”
Kami masuk melalui gerbang. Saya tak dapat menggambarkan padamu kengerian tempat itu. Saya mengaku tak ada tempat diseluruh jagat raya ini seburuk itu. Tempat itu sangat besar dan ku-rasakan seperti melebar terus menerus. Tempat itu sangat gelap pekat dan kepanasannya tak dapat diukur: panasnya melebihi panas api. Saya tak dapat melihat puncah api atau pusat kepanasan itu tetapi sungguh sangat PANAS. Tempat itu dipenuhi dengan serangga berbagai ukuran dan warna- hijau, hitam, dan abu-abu. Segala jenis serangga ada disana. juga, ada pendek, tebal, cacing hitam dimana-mana, memanjat disana-sini. Cacing-cacing itu mulai memanjati kami dan serangga-serangga itu mulai mengerumuni kami. Tempat itu dipenuhi benda-benda menjijikan; tak ada kata-kata yang pantas bagi segala sesuatu yang ada disana. Aromanya seperti daging busuk tetapi seratus kali lebih buruk dari daging busuk yang pernah dalam hidupku. Tempat itu dipenuhi dengan keluhan tangisan dan kertakan gigi, bersamaan dengan iblis-iblis dan kekejian tertawanya.
Hal terburuk di tempat ini ialah dipenuhi manusia.Tak terhitung banyaknya orang. ber-bentuk tengkorak. Dapat ku-pastikan bahwa tengkorak-tengkorak ini adalah manusia sebab ku-kenal beberapa sanak saudara-ku dan orang-orang desaku. Tulang mereka gelap berabu-abu dan sangat kering. Mereka memiliki gigi-gigi tajam panjang seperti binatang liar. Bermulut besar dan lebar dan lidah mereka panjang dan merah menyala. Tangan dan kaki mereka panjang, jari-jari kaki kurus dan jari tangan panjang, kuku-kuku tajam. Beberapa dari mereka memiliki ekor dan tanduk.
Ada iblis-iblis yang bergabung dengan mereka: iblis yang rupanya seperti buaya dan berjalan dengan empat kaki. Mereka terlihat senang dengan lingkungannya dan terus menerus mengganggu dan menekan manusia. Suara yang dikeluarkan iblis-iblis ini seperti suara perayaan, sebagaimana mereka terlihat gembira dan bebas; mereka bahkan selalu berdansa dan melompat. Manusia, disisi lain, terlihat sangat tertekan dan depresi; tak ada pertolongan dan pengharapan. Suara-suara manusia ini disebabkan oleh penderitaan yang sangat; mereka menangis, menjerit dan menggertakkan giginya, mereka sungguh dalam situasi yang putus asa oleh penderitaan yang tak terbandingkan.
Orang-orang ditempat ini sangat tak terhitung tetapi dapat kulihat bahwa mayoritas perempuan. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok berbeda. Bahkan jika mereka dalam kelompok, sangat sulit untuk mengetahui jumlah mereka sebab kelompok-kelompok mereka sangat besar.
Aku dibimbing kearah-kelompok timur. Dia memandangku dan berkata:“Victoria, kelompok ini ialah orang yang tak mengampuni orang lain. berkali-kali Aku berkata dalam banyak cara agar mengampuni yang lain namun mereka menolak-Ku; Aku telah mengampuni dosanya namun mereka menolak untuk mengampuni. Saat Waktu telah berakhir mereka temukan dirinya disini. selamanya; mereka memakan buah pekerjaannya selamanya. Bagaimanapun juga, hal ini sangat menyakiti-Ku melihat mereka di tempat dan situasi keji ini-sebab Aku mengasihi mereka.”
Kemudian aku dibawah ke kelompok lain, lelaki ini mengatakan padaku bahwa kelompok berikut ini adalah mereka yang memiliki kesalahan.ada tiga kategori berbeda dalam kelompok itu. kategori pertama adalah orang-orang yang menahan pengampunan itu: mereka dapat membayar kewajibannya namun mereka menunggu dan mengulur-ulur. Serta berkata besok mereka akan melakukannya, minggu depan, Tahun depan, hingga waktunya habis,sekarang mereka menemukan dirinya ditempat ini. Disinilah mereka berada selamanya; mereka memakan buah pekerjaannya.
Kategori kedua ialah mereka yang mempunyai salah yang dapat dibayar kembali dan mereka-pun mau melakukannya, namun kuatir dan takut akan konsekwensi, sebab, mungkin,jika mengatakan yang sebenarnya mereka akan menderita ditolak atau dijebloskan ke penjara atau yang disampaikan mereka akan disebarkan ke seluruh dunia dan mereka akan dipermalukan. Lelaki ini berkata: “Tak ada seorangpun yang datang pada-Ku untuk meminta petunjuk. Jika mereka melakukannya, Aku akan menunjukan jalan keluar yang mudah bagi mereka. Mereka menggunakan hikmat dan akal mereka yang tak menolong.Waktu mereka habis dan mereka menemukan dirinya ditempat ini untuk selamanya. Mereka memakan buah pekerjaannya.”
Ia berkata:”kategori ketiga ialah kesalahan yang tak bisa dibayar,namun, sekali lagi,tak seorang darinya datang pada-Ku,berkata bahwa mereka tak bisa menebus kesalahan-nya.Jika mereka melakukannya,Aku akan menebus kesalahannya. Merekapun coba memakai akal dan hikmat,yang tak menolong apapun caranya.Sekarang mereka temukan dirinya di sini selamanya. Mereka memakan buah pekerjaannya.Hati-Ku pilu bagi semuanya sebab Aku sangat mengasihi mereka.”
Pada kelompok pertama, saya melihat dua keluarga dekatku, juga yang berumur dua belas tahun, sanak-saudaraku. Saya tahu dia berumur dua belas tahun sebab pada umur itulah dia meninggal. Pada keompok kedua saya melihat keluargaku yang lain dan Pastor/pendeta, yang kukenal sangat dekat. Jakes, pasanganku yang membunuh dirinya sebab saya memberikan hidupku bagi Kristus, juga berada dalam kelompok kedua. Juga kulihat beberapa tetanggaku pada kedua kelompok ini.
Ku-kenal mereka ini sebelum kematiannya; merekapun mengenalku. Keluarga dekat ku sangat marah saat melihatku dan meneriakkan kata-kata keji padaku; mereka menggunakan kata-kata kasar seolah-olah mengutuk-ku. Salah seorang dari mereka mengatakan bahwa saya tak layak mengikuti Lelaki yang bersama dengan-ku; mereka mengatakan hal-hal yang pernah kulakukan sebelum memberi hidupku bagi Kristus.Mereka tak berdusta; hal-hal yang di-lontarkan benar. Jakes bahkan berkata bahwa saya miliknya dan harus pergi ketempat dia berada sekarang sebab dosa saya sama sepertinya. Awalnya Pastor/Pendeta terlihat senang melihatku dan dia berkata bahwa baik sekali perbuatanku datang ketempat itu tetapi segera kelakuannya berubah saat mengetahui siapa yang menemaniku lalu dia bergabung dengan mereka dan melontarkan kutukan yang sangat kasar. Lelaki yang bersamaku mengatakan untuk menghiraukan mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.
Saya takut dan sedih; tubuhku bergetar dan tak dapat berdiri. Saya menangis tak terkendali.Lelaki ini berbalik, memberi pelukan,dan berkata:“Damai menyertaimu, Victoria.”Kekuatanku pulih dan kurasa Aman dalam pelukan-Nya. Dia berkata kami harus pergi dari tempat itu dan kembali.Dia memandangku dan berkata:Victoria, telah Ku-tunjukan padamu. Sekarang kau harus pilih pada kelompok mana kau mau berada;pilihan ada dalam tangan-mu. Kau harus katakan pada orang apa yang kau lihat dan alami namun jangan menambakan atau mengurangi sesuatupun.”
Saya teringat kami tinggalkan tempat keji itu bersamaan tetapi tidak kuketahui dimana saya meninggalkan-Nya sebab Dia tak nampak lagi: saat mataku terbuka saya telah kembali pada tubuh jasmaniku, terbaring di RS Oshakati. Ada cairan di lengan kiri, kulihat ibu serta tetanggaku yang lainnya dari desa di sudut kamar,Mereka memandang saya dengan penuh keheranan. Dapat kulihat bekas tangisan pada wajah ibuku. Saya bertanya pada salah satu suster jika dia tahu apa yang telah terjadi denganku namun dia hanya berkelakar dan berkata: “Kau dikirim kembali; mungkin karena engkau melakukan sesuatu yang salah dan perlu pertobatan.” Suster itu mencoba berbicara dengan santai tentang kondisiku namun dapat kulihat bahwa dia takut mendekatiku. Saya berkata padanya untuk memanggil dokter bagi-ku.
Saat tiba, dokter katakan bahwa dia tak tahu apa penyebabnya. inisialnya, dia berpikir bahwa saya sakit malaria namun hasil pemeriksaan malaria negatif. Dia mengatakan bahwa suhu badan, urat nadi dan peredaran darahku sangat mengancam rendah namun dia tak mendapat penyebab semuanya itu. dia katakan bahwa tak ada yang dapat dilakukan untukku; dia tak bisa mengaku bahwa saya sebenarnya tidak sakit. Cairan yang digunakan sebelumnya tak bekerja namun setelah saya membuka mataku, cairan itupun mulai bekerja. Dia merekomendasikan agar suster memberikan cairan kedua agar saya memiliki cukup tenaga untuk pulang.
Saya ketakutan pada apa yang telah saya lihat dan menangis. Bau tempat menjijikan itu terus menjadi nyata seolah-olah saya masih berada disana. Pemandangan tempat tersebut muncul setiap waktu. Saya tak dapat tidur dan seluruh tubuhku kesakitan. Kurasakan seolah-olah seluruh sendi-sendiku terlepas, dan diatur kembali. Oh, Saya tak berdaya. Diare dan sakit kepala muncul dalam seminggu.
Pikiranku telah mantap, tak akan ceritakan peristiwa ini pada siapapun, siapakah yang akan mempercayaiku? Apa yang akan di-pikirkan? Saya terus berkata pada diriku bahwa tak akan menghubungkan pengalaman ini dengan siapapun. Salah satu mentor menelepon-ku tiga hari berikutnya memastikan kesehatanku sebab ku-kirim pesan lewat telepon genggam dan memintah dia berdoa bagiku. Sebelumnya saya telah menceritakan peristiwa ini padanya. Saat sadar apa yang ku-perbuat sebenarnya telah saya ceritakan hampir seluruh peristiwa itu. Saya ingin menendang diriku. Saya menangis sebab telah melakukan kesalahan besar dalam hidupku. Sekarang terlambat, tak mungkin saya dapat menyembunyikan lagi. Sekarang saya tahu bahwa jika Allah ingin sesuatu disampaikan, hal itu akan terjadi. Dia-lah Allah, segala-nya.
Pada 19 Agustus, saya terbangun, merasakan urapan dalam tubuhku. Saya lemah dan bergetar,sementara gelombang listrik menjalar diseluruh tubuhku. Pada malam saya melihat cahaya terang masuk ke-kamarku dan dalam terang itu kulihat Lelaki yang sama. Kali ini Dia duduk pada kursi di samping tempat tidurku. tak kutahu darimana datangnya kursi tersebut namun berada disana pada saat Dia hendak duduk. Kursi itu indah terbuat dari emas murni; bentuk kursi indah, dan sandarannya. Pada setiap kaki ada bintang perak yang diukir dalam emas; bintang yang sama juga pada pusat sandarannya. Dan roda-roda bulat pada setiap kaki kursi.
Setelah menyalamiku, Dia katakan bahwa Dia tahu saya mempunyai pertanyaan tentang identitas-Nya dan Dia hendak menyatakan diri padaku dan jelaskan hal-hal khusus yang kualami.Dia berkata: “Aku-lah Yesus Kristus, Juruselamat-mu. Jika ada kebimbangan padamu, lihatlah tangan-Ku. Tempat sebelumnya ialah neraka.” Saat kulihat tangan-Nya, ku-lihat bekas-bekas luka dimana paku-paku menembus-nya.
Sahabatku, Ingin ku-sampaikan bahwa Neraka itu bukan ilusi siapapun tetapi tempat nyata dan men-jijikkan. Bukan bagi manusia tetapi bagi setan dan iblisnya. Tempat kita sebenarnya ialah Surga bersama Yesus tetapi kita harus memilih Yesus sebelum lambat. Hari ini, jikalau engkau mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hati-mu; terimah Yesus sebagai Juruselamat pribadimu dan hiduplah bagi-Nya. Neraka tempat yang keji: penuh ketakutan dan kesedihan; siksaan, tangisan kekal dan kertakan gigi. Setan mau membawa sebanyak mungkin. Jangan-lah bekerja sama dengannya; bekerja-samalah dengan Yesus dan engkau akan hidup dan tak mati.
Saya tak mengerti mengapa Tuhan memberiku pilihan diantara dua kelompok di neraka saat saya telah dilahirkan kembali. Saya telah menerima Dia kedalam hidup-ku dan Dia masih mengatakan padaku untuk memilih pergi ke neraka atau tidak. Saya tak mengerti. Saya mulai berdoa dan memohon Allah memberiku petunjuk akan apa yang Dia maksudkan dan apa yang Dia inginkan ku-lakukan. Tuhan menunjukan padaku bahwa saya menahan pengampunan dan luka mendalam di hati terhadap salah seorang saudari-ku, juga sepupu-ku. Saya memohon pada Tuhan mengampuni Roh ketidak-ampunan-ku; Saya juga memohon saudariku agar mengampuniku atas dengki dan kepahitan dalam hatiku terhadapnya. Tuhan memberi ku petunjuk agar pergi dan memohon pengampunan dari sepupuku.
Tuhan juga mengingatkan-ku saat melamar sebagai pengajar dengan diploma palsu/ tak murni dan Hal itu sebagai kesalahan dan pencurian dimataNya. Saya berkeras hati bahwa yang kulakukan benar dan memohon Tuhan agar menolongku melalui persoalan ini dan menunjukan jalan keluar sebab hal ini adalah kriminal serius yang dapat membawaku ke penjara. Tuhan memberi petunjuk untuk pergi ke Departemen pendidikan dan mengakui apa yang telah kulakukan.jika hal ini tak dapat dihindari Saya telah siap untuk dipenjarakan. Namun ku-alami pertolongan Tuhan yang besar.Kepala Departemen pendidikan mengatakan bahwa saya putuskan apa yang hendak dilakukan: membayar kembali gaji yang telah diberi melalui pemerintah atau tidak.Mereka janji tak akan membuat tuntutan terhadap-ku sebab mereka tertegun oleh pengakuan-ku.Allah kita Allah yang setia yang menghormati Firman-Nya.
Jika kau dalam situasi yang sama, Saya ajak melakukan apa yang benar,tak peduli apapun akibatnya. Mungkin dipenjarakan di penjara dunia yang sementara. Tak ada kesakitan atau malu yang sebanding dengan perpisahan kekal dari Allah. Neraka bukan tempat indah:lebih baik membiarkan Allah mengadili-mu sekarang sebelum terlambat. Kita harus takut akan pengadilan Allah selama dalam masa Anugerah ini: kita harus menyilakan Tuhan menilik apa yang salah dalam hidup kita selama masih ada waktu memperbaiki bersama-Nya sebab tak ada pengampunan dibalik kuburan.


Kunjungan ke-2 di Neraka

Pada 18 Oktober 2005 Saya terbangun pada jam 05H30 tetapi saya tak dapat pergi bekerja. Saya merasa lemah dan mabuk; Saya tak bisa bergerak atau berbalik badan di tempat tidurku, kehadiran Tuhan sangat-lah kuat dalam ruangan itu. Saya bergetar dan merasakan listrik diseluruh tubuhku. Tuhan datang membawa-ku tepat sebelum jam 08H00 sebab ku-perhatikan jam tangan, pukul 07H48, dan Dia tiba saat itu. Dia menyalamiku dan berkata kita harus pergi lagi sebab waktunya terburu habis. Saya berdiri dan mulai berjalan. Cara kami berjalan saat ini berbeda dari saat yang lain; walaupun kaki kami bergerak, kami seperti terapung daripada berjalan. Sementara dalam perjalanan, Yesus berkata bahwa semua dosa adalah buruk dan tak ada dosa kecil atau dosa besar. Semua dosa membawa pada kematian, tak peduli besar atau kecil. Tuhan mengatakan padaku bahwa kami akan mengunjungi neraka lagi lalu bertanya jikalau saya ketakutan. Saya menjawab bahwa saya takut.
Dia berkata,”Roh ketakutan bukan dari Bapa-Ku atau Dari-Ku, namun dari iblis. ketakutan akan menyebabkan-mu melakukan hal yang menibakan-mu di Neraka.”
Tanpat Iman tidak mungkin berkenan pada Allah dan ketakutan berlawanan dengan Iman. Sangat jelas bahwa ketakutan tidak berkenan pada Allah sebab merusakkan satu Iman. Selama kami dalam perjalanan, kami berjalan bersama tetapi saat kami tiba di gerbang neraka, Dia memegang tanganku dan menggenggamnya setiap detik kami di Neraka. Saya sangat bersukacita bahwa Tuhan memegang tangan-ku sebab kepalan tangan-Nya menghalau segala ketakutan dari padaku.Tempat itu masih sama: tak ada perbedaan dari awal. Ada serangga, cacing, sangat panas, bau, tengkorak, jeritan: segala sesuatu sama seperti pada awal kunjungan. Kami masuk gerbang kotor itu dan Tuhan membawaku pada kelompok yang satu. Banyak orang yang kukenal selama mereka hidup di bumi. Orang-orang malang berada dalam kesengsaraan; mereka terlihat putus asa dan menderita tetapi yang terburuk adalah wajah –wajah yang terlihat putus harapan.
Tuhan tunjukan seorang wanita setengah usia yang kukenal sebelum mati. Dia alami kecekaan mobil awal tahun 2005. Saya terkejut melihatnya di Neraka sebab kami mengenalnya sebagai seorang yang takut akan Allah dan mencintai Allah. Tuhan katakan bahwa wanita ini cinta Tuhan dan Tuhan-pun mencintainya;Dia melayani Tuhan saat di bumi;Membimbing banyak orang pada Tuhan dan mengetahui Firman Tuhan dengan baik. kasih pada yang miskin dan membutuhkan; memberi dan menolong mereka dalam banyak hal.dia hamba Tuhan yang baik hampir disemua hal.
Perkataan itu sangat mengejutkanku dan saya bertanya pada Tuhan mengapa Dia membiarkan seseorang yang melayani Tuhan sangat baik berada dalam Neraka. Tuhan memandangku dan berkata bahwa wanita ini telah percaya tipuan si-jahat. Walaupun wanita ini tahu benar Firman Tuhan dengan baik, dia percaya tipuan setan bahwa ada dosa besar dan dosa kecil. Dia berpikir bahwa dosa ‘kecil’ tak akan membawanya ke neraka sebab, bagaimanapun juga, dia adalah orang kristen.
Tuhan melanjutkan, “Aku pergi menemui-nya beulang- kali dan mengatakan untuk berhenti melakukan apa yang dibuatnya namun banyak kali dia ber-alasan bahwa apa yang dilakukan-nya sangat kecil dan dia menyimpulkan peringatan-Ku sebagai perasaan bersalah-nya saja. Ada saat dia berhenti untuk sementara namun kemudian dia menguatkan dirinya sendiri bahwa peringatan itu bukan dari-Ku tetapi suara-nya sendiri sebab dosa itu terlalu kecil untuk mendukakan Roh Kudus.”
Saya bertanya pada Tuhan dosa apakah yang diperbuatnya dan Tuhan menjawab, “Wanita ini mempunyai seorang teman suster di RS Oshakati. Kapan saja wanita ini sakit, dia tak akan pergi ke RS dan membayar kartu RS sebagai praktek biasa; dia akan menelepon temannya dan mengatakan agar menyiapkan obat-obatnya dari bagian apotek. Temannya selalu merasa dipaksa melakukannya dan meminta wanita ini mengambil obat pada jam yang ditentukan. Pertama, dia putuskan menerimah tipuan si-jahat tentang dosa kecil dan besar dan menolak kebenaran-Ku;dia menyebabkan orang lain berdosa dan mencuri baginya namun yang lebih buruk dari semuanya, DIA MENDUKAKAN ROH KUDUs. Inilah yang menyebabkannya di Neraka.Tak perduli jika kau membawa milyaran jiwa pada Tuhan;ada kemungkinan masuk neraka sebab mendukakan Roh Kudus. Kamu tak harus perduli dengan keselamatan orang lain namun kamu harus berhati-hati tak lupa jiwamu sendiri. Peka-lah pada Roh Kudus setiap saat”Setelah itu Tuhan berkata kami harus kembali.
Banyak orang Kristen mendengar cerita ini mendapatinya sebagai persoalan. Mereka akan bertanya padaku, “bagaimana dengan jastifikasi, Rahmat dan Anugerah?” dan “Adakah kemungkinan kehilangan keselamatan itu setelah menerimanya?” “Bukankah hal itu sedikit keras?” “Dapatkah Allah sedemikian kasar?”
Baiklah,seperti ku-sampaikan dimana-mana dalam buku, Saya tak membawah ajaran teologia disini. Saya hanya menyampaikan padamu apa yang telah Tuhan tunjukan dan katakan pada-ku dan yang Tuhan ijinkan ku-alami. Tolong pelajari Alkitab anda bagi semua jawaban. Perhatikan fasal-fasal berikut ini dan adili dirimu sendiri.
“Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri di tolak”. (1Korintus 9:27)
“Jika demikian,apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu?sekali-kali tidak!bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup didalamnya?(Roman 6:1-2)
“Hendaklah dosa jangan berkuasa lagi didalam tubuhmu yang fana,supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.” (Roman 6:12)
“Sebab jika kita sengaja berbuat dosa sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran,maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa kita, tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dasyat yang akan menghapuskan semua orang durhaka.” (Ibrani 10:26 –27)
Dapatkah aku keneraka setelah melayani Tuhan dan membawa jiwa bagi-Nya? Engkau-lah hakimnya!


Ketidaktaatan




Hari senin 6 Maret 2006, saya terbangun oleh alarm jam 05H30. Saya berdoa dan sadari ada urapan kuat.Tubuhku lemah bergetar;gelombang listrik menjalariku.
Sore hari, saya ditempat tidur, kulihat cahaya terang mengisi kamarku. mungil, putih, bola-bola kecil, ukuran jepit rambut, benda kecil ini jatuh seperti hujan dan masuk dalam kulitku. Lalu, kulihat awan seperti kabut putih datang dari atas; juga mengisi kamar dan menembus kulitku. kulihat Yesus berjalan kearah-ku dalam awan. Dan duduk pada kursi-Nya disamping tempat tidur-ku. Saya tak tahu darimana asal kursi ini; selalu muncul pada saat Tuhan hendak duduk. Kursi yang indah terbuat dari emas tulen; bentuknya hampir sama seperti kursi pada umumnya tetapi ada sandaran belakang.Pada setiap kaki kursi ada bintang perak; bintang yang sama namun agak besar juga berada pada sandaran belakang.Dan roda bulat pada setiap kaki kursi.
Yesus menyalamiku dan mengulurkan tangan-Nya dan katakan bangun sebab waktu terburu habis. Dia menarik tangan-ku dan duduk disamping tempat tidur-ku.
Lalu Ia berkata padaku, “Victoria, mari kita berdoa.” Dia berdoa dalam bahasa yang tidak saya mengerti; yang ku-mengerti hanyalah ‘Amen’. Lalu Dia menanyakan padaku tentang apa yang ku-lihat saya berkata bahwa kulihat kelompok orang-orang yang pergi bekerja yang lainnya tiba di tempat kerjanya. Saya juga melihat hal yang sama bola-bola putih kecil jatuh pada mereka yang masuk pertama. Setelah kelompok pertama, kelompok kedua-pun muncul. Saat itu benda-benda ini berhenti.
Saya juga melihat kelompok lain, tiba di Gereja-Gereja pada Minggu pagi. Hujan bola-bola putih inipun turun pada saat orang-orang ini tiba lebih awal di halaman Gereja. Terus menerus berjatuhan dan kemudian berhenti. Yang terlambat tidak akan menemukan apapun.
Yesus bertanya jika saya mengerti arti penglihatan itu dan saya katakan bahwa saya tak mengerti. Lalu Dia menjelaskan: “Penglihatan-penglihatan ini artinya bahwa setiap tempat dimana engkau seharusnya berada pada waktu tertentu dan tahu jam berapa kau harus berada disana, Selalu ada malaikat-malaikat Tuhan membagi-bagikan berkat pada waktu tertentu. Jika engkau tiba tepat pada waktunya, engkau akan menerimah berkat namun jika engkau lambat, engkau akan kehilangan berkatmu pada hari itu sebab malaikat membagi-bagikan berkat hanya pada waktu tertentu. Victoria, Aku ingin memperingatkanmu sebab kau terlambat ketempat kerja dan lebih khusus terlambat pada jam-jam kebaktian.engkau harus tahu bahwa pada saat-saat itu kau terlambat tanpat alasan yang berlaku; engkau akan selamanya terlambat akan berkat-berkat pada hari-hari itu; mereka tak akan pernah kembali padamu lagi, hanya jika keterlambatanmu mempunyai alasan yang benar.”
Saat Tuhan mengatakannya saya berharap agar dapat menghilang dan memberikan-Nya beberapa alasan yang masuk akal untuk ketidak disiplinan-ku. Saya berkata bahwa kadang saya terlambat bangun tetapi Dia memandang-ku pada kedua mataku dan berkata bahwa saya berdusta dan bahwa saya memiliki kebiasaan buruk kembali tidur setelah bangun, menyerah pada keinginan tidur hanya ‘beberapa menit lagi’.
Setelah Tuhan Yesus memperingatkan-ku, Dia berkata, “Berdiri. Kita harus pergi. Waktu terburu habis ada yang harus kita kerjakan.”
Saat ini Tuhan membawaku ketempat dimana saya tidak pernah berada sebelumnya; Pertama kali kami berjalan dijalan itu. Kami tiba di Taman penuh bunga-bunga indah dan pepohonan hijau: tak ada sesuatupun didunia ini yang dapat dibandingkan dengan keindahan ini. Bunga-bunga sangat indah,berwarna cerah. Kami duduk pada kursi taman yang indah, yang terbuat dari emas murni dan dihiasi dengan bintang-bintang perak bercahaya.
Saat kami duduk, Tuhan menunjuk kedepan dan berkata, “Victoria, lihat, dapatkah engkau melihat kota itu?”Saat itu, Ku-lihat, kota besar bercahaya.Sangat indah diluar perkataan dan tiada duanya. Kota itu memiliki sebuah sebuah gerbang bercahaya dan pada gerbang itu ada seorang lelaki berumur yang duduk. Dia mempunyai, janggut panjang dan rambut putih. Ku-lihat lelaki ini sebelumnya, saat kutanya Yesus siapa orang itu,Dia katakan bahwa lelaki itu adalah Abraham, Bapa segala orang ber-Iman.
Ku-lihat banyak jalan dikota itu, yang juga diukir dengan emas. Ada bangunan-bangunan yang tinggi dan semuanya bercahaya seperti emas. Cahaya pantulan dari kota itu sungguh sangat tak terbilang.
Yesus menoleh pada-ku dan berkata, “Apakah pendapatmu tentang kota itu?”
Ku-jawab,sangat indah dan mau kesana.Yesus berkata:“Aku akan membawa-mu kesana jika engkau patuh terus menerus sebab disitu juga rumah-mu akan berada. tetaplah patuh–sebab jika tak patuh,Victoria, burung gagak akan mengisi rumah-mu. Rumah-mu akan menjadi kediaman burung hantu dan tempat bermain hantu-hantu. Bagaimanapun juga, jangan takut, sebab Aku menyertai-mu.Hanya patuh-lah. Sebab siapa yang tak patuh,rumahnya akan menjadi tempat burung gagak terbang;menjadi sebuah tempat tinggal burung hantu dan tempat bermain hantu-hantu.”
Yesus Kristus nyata dan Ia mencintai kita dengan Cinta-Nya yang tak terbilang, Keinginan hati-Nya yang terbesar ialah agar kita memilih hidup yang kekal bersama Nya. Hati-Nya pedih bagi mereka yang mati dan masuk Neraka sebab mereka lebih memilih mati dan menolak tawaran keselamatan yang Ia tawarkan pada mereka.



Siapapun engkau Kristen yang di-lahirkan kembali atau tidak, tolong ingat satu hal: Waktu sedang terburu habis.

Jumat, 24 September 2010

KESAKSIAN ANITA (BANDUNG)

Shalom pasukan doa!

Bagi setiap orang yang mendengar penyakit KANKER(bukan kantong kering lho!)adalah monster yang sangat menakutkan dan mematikan.Bagi saya KANKER adalah Anugrah karena dari kanker inilah keluarga dan hidup saya dipulihkan.

Juli 2007 saya divonis kanker oleh seorang dokter di Bandung. Dari awal pemeriksaan ke dokter umum yang kemudian merujuk ke dokter bedah, pemeriksaan dari lab darah, rontgen, USG, semua saya lakukan sendiri tanpa ditemani siapapun.


Ketika dokter bedah di RSHS Bandung mengharuskan saya di operasi payudara kanan dengan biaya yang cukup tinggi saya tidak sanggup akhirnya saya pindah ke RS Imanuel dan pemeriksaan diulang hasilnya sama saya harus dioperasi payudara nya dengan biaya + 10 juta . Saya meminta waktu untuk dioperasi sesudah lebaran berharap uang sudah terkumpul karena saat itu kami hanya berdagang bebek goreng, kenyataannya tidak tercukupi juga, sedangkan dokter mendesak terus akhirnya 2 Nopember 2007 saya dioperasi dengan Iman dan uang yang ada hanya 5 juta bantuan dari saudara. Payudara kanan saya diangkat semua karena kankernya sudah stadium 3B jenis Carcinoma.

Tapi Tuhan Yesus luar biasa biaya rumah sakit dicukupkan bahkan lebih untuk langkah selanjutnya Kemoterapi 6x. Saya menjalani Kemoterapi dengan tetap beraktifitas seperti biasa, setiap akan Kemoterapi saya minta Tuhan Yesus mencukupkan biayanya dan memberi kekuatan.Februari 2009 kembali dokter menyatakan kanker menyebar ke liver saya harus diKemo lagi seharga 8 juta bahkan untuk Kemo I dokter yang membelikan obatnya tapi saya tidak mau di Kemo lagi.

Juli 2009 kanker sudah menyebar ke paru-pqaru kiri kanan(stadium 4). Setiap minggu saya harus sedot cairan di paru-paru biaya yang harus dikeluarkan 500 ribu/paru-paru belum lagi rasa sakit yang harus saya tanggung. Saya disarankan untuk Kemo 12 juta tapi saya tetap menolak. Agustus- September 2009 saya harus masuk rumah sakit 2x untuk operasi paru-paru supaya jangan sedot cairan terus.
Dengan segala keterbatasan fisik saya tidak menyerah hingga saat ini setiap hari saya beraktifitas seperti biasa belanja, memasak, antar jemput anak sekolah, walaupun ada rasa sakit di beberapa bagian tubuh tapi Tuhan Yesus tetap memberi kekuatan buat saya. Dari kisah yang saya saksikan ini satu hal terpenting saya selalu berharap dan menyerahkan setiap pergumulan saya pada Tuhan Yesus sekalipun biaya-biaya yang dikeluarkan tidak sedikit, semua Tuhan Yesus yang menyediakannya.

Dari setiap bantuan uang yang saya terima, tidak lupa saya ambil untuk perpuluhan.

Sejak Juni 2008 suami saya bekerja di Papua, Januari 2009 usaha bebek goreng saya tutup. Saya tinggal dengan 4 anak di Bandung tanpa 1 saudara pun yang tinggal di Bandung. Luar biasa nya!! Tuhan Yesus memulihkan keluarga kami terlebih suamiku tercinta, dia diubahkan dan sekarang sangat mengasihi anak dan istri nya(Roma 8:28).

Secara materi kami tidak berlebih selama ini untuk biaya sekolah 2 anak dan kuliah 2 anak(masuk kuliah dapat beasiswa karena prestasi) serta pengobatan saya dari campur tangan Tuhan Yesus(1 Kor 2:9 ;Fil 4:19).

Dokter menyatakan saya hanya bertahan 1 tahun saja. Justru karena saya tahu hal ini maka saya mau memberikan yang terbaik buat Tuhan Yesus yaitu: (1)mempersiapkan anak-anak dan suami saya hidup dalam Takut, Setia dan Melayani Tuhan Yesus(Ams 29:17 ; Ams 14:1), (2)waktu yang masih Tuhan percayakan saya gunakan untuk bersaksi, melayani pekerjaan Tuhan (Fil 1:21).

Kalau orang-orang melihat fisik saya tidak akan menduga bahwa saya penderita kanker stadium 4(Ams 18:14)!! Ini adalah sebagian dari kesaksian saya semoga dapat menjadi Berkat dan Kekuatan bagi saudara/i. Amin. GBUs all

Sumber : HW

Kamis, 23 September 2010

Penglihatan 9 Maret 2002

Shalom pasukan doa!

From: Ronnie Manurung

syalom,ini adalah kesaksian nyata ...
Penglihatan ini terjadi pada tanggal 9 Maret 2002 , pkl. 17.00 sore di
sebuah gereja yang sedang mengadakan acara Kebaktian Pemuda di Jakarta.

Pada sore itu, papa saya mengikuti jalannya ibadah kaum muda dan pada waktu
acara dimulai semua berjalan seperti biasa saja. Tetapi pada saat masuk
penyembahan, papa mendapatkan penglihatan . papa melihat Tuhan Yesus sedang
berdiri di Mimbar. diem dan mataNya menatap lurus ke depan. terus papa agak
terkejut karna wajahNya terlihat tanpa ekspresi, cenderung kepada wajah yang
kesal . atau seperti orang yang lagi marah.

Dan bener 'aja tiba-tiba papa melihat Dia mengangkat tanganNya seperti
sedang menunjuk-nunjuk, dan bahkan lebih dari itu . Dia melompat-lompat
sambil
mengibaskan jubahNya, wajahNya pun sudah tidak terlihat lagi karna tertutup
oleh rambutNya yang panjang. Mungkin dapat digambarkan seperti pada waktu
Dia marah di bait Allah. Karna terlihat Dia sangat marah.

Semua yang papa lihat itu menjadi gerakan-gerakan seperti pantomim karna
papa tidak mendengar adanya suara, walaupun papa yakin pasti ada maksud dari
semua
itu. Saya sebagai anaknya yang pelayanan di gereja tersebut menjadi ikut
penasaran dan saya juga mendukung papa dalam doa agar papa diberi hikmat
oleh
Tuhan akan pesan-pesan yang Dia ingin sampaikan, Dan puji Tuhan selang
seminggu kami bergumul akan hal itu papa mendapatkan pesan itu dan papa
memberikan kepada saya agar Pesan-pesan Tuhan Yesus ini diketik dan
diberikan kepada kita semua orang-orang Percaya agar kita semakin menyadari
akan keseriusan kita dalam melayani Dia. Kirimkan kembali kesaksian ini
kepada orang-orang di sekitar anda yang membutuhkan suatu terobosan baru.

Kiranya Kasih Yesus Kristus akan terus diam di dalam hati kita dan tidak ada
yang dapat memisahkan kita selama kita dapat mempertahankan kasih itu dalam
kehidupan kita. Jadilah terang dan garam di manapun Tuhan tempatkan
saudara... May God Bless You .Amin

Ini kata-kata Tuhan Yesus di mimbar :
" Mengapa kamu MASIH berlambat-lambat !?!?! " ·
Lariiiii. !!! . Kamu HARUS lari !!! . dan terusss .lari !!! ·Garis FINISH
sudah dekat!!! " Tidak sadarkah kamu, AKU segera datang . !!! "·
Lihat EROPA : Munculnya satu kekuatan ( gabungan dari 10 negara-negara )
menggenapi nubuatan Daniel ; mengenai 10 jari kaki dan 10 tanduk.
· Lihat ISRAEL :
1) Kembalinya orang-orang Yahudi dari seluruh dunia, ke tanah asalnya
2) dan segala persiapan untuk membangun kembali Bait Allah, sudah siap!
INGAT ...!!! "

Umat-Ku BINASA karena tidak mengenal AKU " (HOSEA 4:6)

" Kamu HARUS mengenal AKU .." ·Kamu harus mengenal sifat-sifat - KU ! ·
Kamu harus mengenal karakter - KU !
Kamu harus mengenal Kemauan - KU !
Kamu harus mengenal Kehendak - KU !
Kamu harus mengenal Kasih - KU !
Kamu harus mengenal MURKA - KU ! "
Kamu HARUS mengenal AKU, secara LENGKAP !!!! "
" Kamu Harus mengasihi Aku. mengasihi AKU lebih dari segalanya ! "
Kamu harus Memprioritaskan AKU !
Kamu harus mengutamakan AKU, lebih dari yang lain, dari apa/siapa pun juga !
Kamu harus menjadi pelaku firman Tuhan, bukan hanya sebagai pendengar saja !
Kamu harus menuruti perintah-perintah - KU !
"Kamu harus menggembalakan kawanan domba - KU yang ada padamu !"
" Kamu HARUS belajar MATI, harus latihan MATI ! "
Kamu harus berLama-Lama menghadap Aku, sebelum menghadap Tuhan untuk
selama-lamanya.
Kamu harus meninggalkan hal-hal keduniawian, sebelum meninggal dunia
sungguh-sungguh.
" Kamu HARUS mati bersama - KU !!!"
Kamu harus disalib bersama - KU
Kamu harus memikul salibmu, dengan : -Mematikan kedagingan - mu -Mematikan
Keduniawian - mu -Mematikan Hawa-nafsu - mu -Mematikan ke-aku-an -
mu -Mematikan
Keangkuhan - mu -Mematikan Kemewahan - mu -Mematikan Kemarahan -
mu -Mematikan emosi - mu
Kamu harus menyangkal diri !!! "
Kamu semua HARUS pelepasan ; Harus dilepaskan dari segala keterikatan dari
segala keterikatan dan belenggu
BUKAN hanya Jemaat ! demikian juga para pekerja dan aktivis gereja, HARUS
pelepasan !!! Bahkan " Team - Pelepasan ", HARUS dilepas dulu sampai tuntas
Bahkan " para - pendeta ", HARUS pelepasan !!!

Bahkan " para gembala - sidang - pun" HARUS pelepasan
Jangan sampai AKU berkata : " Aku tidak pernah mengenal kamu ! Enyahlah
daripada - Ku, kamu sekalian, pembuat kejahatan !!! "

MATIUS 7 :22-24

22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan,
bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan
mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 23 Pada waktu itulah Aku akan
berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu!
Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" 24 "Setiap orang
yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang
bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.

PS : Renungkanlah Pesan Tuhan Yesus ini dengan seksama, cermatilah kata
demi kata, kalimat demi kalimat. Renungkan juga FirmanNya siang dan malam
karna
hanya Firman Tuhan itulah yang menguatkan kita. Mintalah bantuan Roh Kudus
untuk memulihkan hidupmu, katakan padaNya : " Aku mau Tuhan ... aku bersedia
... bentuklah aku seturut kehendakMu ... " Jangan keraskan hatimu saudara,
berbaliklah pada jalanNya ... berilah hatimu dijamah lehNya ... sadarkah
saudara bahwa kita ini sudah hidup di zaman akhir !!! Bersiaplah dan
berjaga-jagalah akan kedatangan Dia. Siapkah saudara ? Itu persoalannya ...

IBRANI 3 : 15

...."Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu
seperti dalam kegeraman",

God Bless You oci

"The LORD bless you and keep you;
the LORD make his face shine upon you and be gracious to you;
the LORD turn his face toward you and give you peace."

sumber : http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/message/6176

DUA KALI BERTEMU YESUS

Shalom pasukan doa!

Rev.Dr. Joh Loudin (PhD.- HR USA.) - Selangor Malaysia


Choo Thomas, hamba Tuhan berbangsa Amerika/ Korea dalam bukunya 'heaven is so real' (Diedarkan oleh Dr.David Yonggi Cho kepada lapan ratus ribu anggota gerejanya di Korea-Gereja yang terbesar di dunia) bersaksi telah menerima kunjungan/penampakkan/pertemuan dengan Tuhan Yesus Kristus sebanyak 17 kali dan dibawa naik kesorga.

Saya amat percaya bahwa pada hari-hari terakhir,Roh Kudus akan mengaruniakan penglihatan dan mimpi ilahi kepada umatNya bagi menyatakan rencana dan kehendak Allah Bapa kepada gereja Kristus.Saya begitu kagum,namun percaya bahwa Allah Bapa ingin menyatakan kehendakNya lewat kesaksian Choo Thomas.

Seumur hidupku,saya hanya bertemu(mendapat penglihatan) Yesus DUA KALI.Ini bukan igauan mimpi,ilusi atau dongeng tetapi nyata dan benar (Roh Kudus menjadi saksiku)

PERTAMA:-Dalam tahun 1981,sewaktu saya berusia 17 tahun.Sejak melihat Dia,saya mengalami kelahiran kembali,menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat peribadiku dan hidupku diperbaharui setelah menerima pengalaman 'Baptisan RohhulKudus'.

KALI KEDUA:Pada bulan Mei,2007(Dalam usia 42)setelah enam bulan Roh Kudus memberikan restorasi rohani dalam hidup dan pelayananku,saya mencari hadirat dan kehendak Allah dalam doa dan puasa.Pada malam itu,Roh Kudus mengangkat roh/jiwa ku kesorga,ketingkat tiga sorga,dihadirat Allah,kerumah Bapa(1kor 12:1-3,Yoh 14:2).

Tiba-tiba saya dapati diriku sedang duduk dalam sebuah meja makan panjang ditutupi kain putih.Diantara yang duduk semeja saya ialah bapak.Kenneth E.Hagin(Dia duduk berhadapan saya disebelah kanan)dan sedang tersenyum.

Saya lihat Yesus sedang berdiri hanya 10 kaki di depan kami.Dia sedang berbicara kepada ribuan jemaatNya yang berada di bumi(Yang sedang berbakti dalam sebuah gedung)Aku terpaku melihat Dia dan langsung tak pernah sesaatpun alihkan pandanganku dariNya.Disorga,kami bisa tembus/lihat jemaat di bawah(dibumi) dengan amat jelas melalui lautan kaca yang seperti kristal(Wahyu 4:6)Semuanya nampak dengan amat jelas dan tak ada yang tersembunyi.Kami seperti melihat pada kaca(skrin) telivisi sorgawi yang amat besar.

Saya menyedari bahwa Allah bisa melihat SEMUA aktivitas umatNya yang berlangsung di bumi lewat lautan kaca kristal ini.Saya lihat Tuhan Yesus sedang berbicara dengan penuh kesungguhan kepada umatNya di bumi.Yesus memakai jubah putih(seperti pakaian imam besar) RambutNya putih (90%)dan hitam(10%)ikal bersih mengkilat dan disikat ikal kebelakang dan bukan turun lurus kebawah seperti yang biasa kita lihat dalam gambar2 'ikon'Yesus.

Seusai berbicara,diadakan acara penyembahan/pujian sorgawi oleh sekumpulan pemuda/pemudi sorgawi yang berpakaian seragam.Mereka akhiri persembahan dengan menyembah Kristus.Saya juga bertelut menyembah Tuhan.Lepas itu,kami mula dihidangkan makanan2 lazat yang dibawah masuk oleh sekumpulan pelayan yang masuk dari pintu kanan Rumah Bapa.Yang jelas,semua makanan disorga terdiri dari segala jenis buah-buahan/sayuran yang segar(tak ada daging).

Mereka membawa makanan ini dalam pinggang bulat besar dan digendung diatas kepala mereka.Satu daripada buah yang dihidangkan ialah buah anggur hijau yang begitu segar!Saya kini berada dalam suasana jamuan makan bersama Yesus!Alkitab yang selama ini hanya saya tafsirkan secara teologi heurmunatik atau teori,kini saya bisa alami dan fahami dengan jelas.

Maksud kata-kata Yesus dalam Lukas22:30 kini saya fahami ketika Kristus berkata"bahwa kamu akan MAKAN dan minum SEMEJA dengan Aku dalam kerajaanKu..."Taktala melihat Yesus,saya dipenuhi emosi,perasaan sucakita dan tangisan...kerana sudah lebih 20 tahun tak melihat Dia.Saya menangis tersisak-isak ketika Dia berbicara untuk menyatakan pola panggilan dan pelayanku dimasa mendatang.Ketika roh/jiwaku kembali kedalam tubuhku,saya masih terbawa-bawa isakkan tangisan sorgawi.

Isteriku membangunkan saya dan bertanya'Sayang,apa dah terjadi?kenapa kamu terisak-isak menangis?Apa anda bermimpi buruk?"Saya menjawab"Tak,Roh Kudus mengangkatku kesorga,kerumah Bapa dan bertemu Yesus.Hati saya begitu disentuh Tuhan".

Saudaraku dalam Tuhan,peganglah dengan tekun imanmu dalam Yesus,sebab disorga,tersedia ganjaran besar menanti bagi mereka yang amat rindu mencari Dia dan ingin mencari kehendak ilahi dalam hidup kita.Dalam ruangan kesaksian ini,saya ingin mengambil kesempatan menyampaikan bahwa Sorga itu nyata,benar dan Kristus yang kita sembah itu hidup dan mengasihi gerejaNya.Dia akan datang kembali untuk mengangkat umatNya,dan Dia mendambakan kehidupan yang penuh Roh Kudus dan menjalani kehidupan yang suci untuk menyatakan kehendakNya. Amen

(Dikutip dari buku'Fondasi Iman Kristian' (420 muka yang ditulis oleh Dr.Joh Loudin-PhD(USA)-Email:Penatua07@yahoo.com

sahabat surgawi

Kamis, 16 September 2010

BERDOA SATU JAM MEMBAWA PERUBAHAN BESAR

Shalom pasukan doa!

“Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: “Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?” Matius 26:40

Kisah dari ayat di atas telah kita ketahui dimana Tuhan Yesus mengajak ketiga muridNya ke Taman Getsemani untuk berdoa. Yesus tahu bahwa Dia akan mengalami penderitaan yang begitu berat di atas kayu salib. Oleh karena itu Dia pergi ke Taman Getsemani untuk berdoa kepada Bapa di sorga. Tetapi ketika Yesus sedang berdoa, ternyata ketiga orang muridNya tertidur. Mereka tidak sanggup bertahan untuk dapat berjaga menyertai Yesus yang sedang berdoa.
Keadaan ini banyak dialami oleh umat Tuhan, dimana ketika mereka kurang disiplin dalam menjalankan kehidupan doa, sehingga banyak umat Tuhan mengalami kekalahan dalam menghadapi berbagai masalah.

Kehidupan doa sangatlah penting bagi kehidupan kita. Ada kuasa yang bekerja melalui doa. Melalui doa, ada sesuatu yang terjadi dalam hidup kita.

Apa yang kita dapatkan jika kita berdisiplin dalam berdoa?

1. Menjadi Kuat

“Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.” Mat 26:41

Tuhan Yesus mengingatkan muridNya bahwa manusia mempunyai kelemahan dalam hal kedagingan. Oleh karena itu Dia menyarankan murid-muridNya untuk berjaga-jaga di dalam doa, agar memperoleh kekuatan dalam menghadapi segala kelemahan.

Di tengah kemajuan teknologi pada saat ini dan banyak kenikmatan yang tersedia, umat Tuhan harus senantiasa berdoa di dalam Tuhan agar dapat kuat dalam menghadapi berbagai cobaan atau godaan yang datang. Keinginan daging akan begitu kuat menguasai hidup kita jika kita tidak membangun kehidupan doa yang kuat. Melalui doa kita akan mendapat kekuatan untuk menolak segala keinginan daging yang ingin menguasai hidup kita. Melalui doa kita akan mendapat kemampuan untuk menjalani hidup yang sesuai dengan Firman Tuhan.

2. Kemampuan Menjalani Kehendak Bapa

“Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” Mat 26:39

Yesus tahu bahwa penderitaan yang akan dijalani bukanlah penderitaan biasa. Menjalani penyaliban merupakan tugas yang paling berat di atas muka bumi ini. Sebagai manusia, Dia menyadari bahwa Dia sendiri tak kuasa untuk menjalani penderitaan ini. Bahkan Dia meminta kepada Bapa di sorga untuk melalukan semuanya itu jika mungkin. Tetapi Yesus tahu bahwa Bapa di sorga menghendaki agar Dia menjalani semuanya itu. Melalui doa Yesus mendapat kekuatan untuk menjalaninya dengan sempurna.

Ketika kita menghadapi suatu pergumulan yang sangat berat sekalipun, satu hal yang harus kita lakukan adalah datang padaNya dan sujud berdoa di bawah kakiNya. Tuhan akan memberikan kekuatan yang luar biasa, kekuatan supranatural (yang tidak kelihatan secara kasat mata), sehingga kita akan sanggup melalui/menjalani semua pergumulan yang ada. Bahkan kita akan menjalaninya sampai kita meraih kemenangan sebagaimana Yesus sendiri ditinggikan atas segalanya di muka bumi ini.

Melalui doa kita akan sanggup melakukan segala kehendak Bapa dalam hidup kita. Segala rencanaNya akan digenapi dalam hidup kita jika kita datang sujud berdoa kepadaNya.

Biarlah kita mulai mendisiplinkan diri kita untuk datang kepadaNya, sujud berdoa kepadaNya hari demi hari, agar kita memperoleh kekuatan dan kemampuan untuk melakukan kehendakNya. Kemenangan, kemuliaan dan kehormatan telah disediakan bagi setiap umatNya yang mau datang merendah di bawah kakiNya. Haleluya!

“Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. ” 1 Pet 4:7

Pelita Hidup

Selasa, 27 Juli 2010

Mujizat Tuhan YESUS Di Candirejo Borobudur

Shalom pasukan doa!


Tanggal 11 Oktober 2004 yang lalu, saya bersama-sama dengan jemaat dan pengerja RDSB Magelang mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani di desa Candirejo Borobudur Jawa Tengah. Mayoritas penduduknya beragama Islam, hanya satu keluarga yang beragama Kristen.
Sebelum kami mengadakan KKR di desa tersebut, terlebih dahulu kami diperlihatkan sesuatu penglihatan dalam doa pagi bersama jemaat dan pengerja di gereja RDSB Magelang. Saya diperlihatkan suatu penglihatan satu desa yang ada sungainya, di pinggir-pinggir sungai tersebut tumbuh banyak bambu-bambu dan Tuhan Yesus hadir di desa tersebut.
Tiga hari kemudian saya bersama penjaga gereja mencari dimana letak desa tersebut. Dan ternyata desa tersebut adalah Candirejo Borobudur. Setelah kami sampai di desa tersebut, semua penduduknya beragama Islam dan hanya satu keluarga yang beragama Kristen, serta banyak orang yang sakit di desa tersebut. Setelah kami identifikasi keberadaan kuasa kegelapan serta orang-orang kuat yang dipakai oleh kuasa kegelapan, saya memberanikan diri meminta ijin kepada kepala dusun desa tersebut dan kepala dusun mengizinkan, kemudian kepala dusun meminta izin kepada kepala desa dan semua aparat desa mengizinkan untuk diadakan KKR di desa tersebut. Dua hari kemudian kami menyebarkan brosur undangan KKR Kesembuhan yang akan diadakan 5 hari kemudian.
Setelah sampai di gereja, saya mengundang pengerja RDSB yang bersedia melakukan penginjilan yang dikemas dalam bentu KKR. Dan pada hari Minggu saya mengajak beberapa jemaat yang ingin ikut penginjilan di desa tersebut. Sampai minggu malam, banyak yang telpon saya untuk ikut penginjilan yang akan diadakan besok hari Senin.

Saya sengaja tidak membentuk panitia KKR, karena saya percaya kalau memang Tuhan yang menghendaki diadakannya KKR, pasti Tuhan Yesus sendiri yang menggerakkan orang-orang untuk terbeban mempersiapkan KKR ini dan pasti Tuhan juga yang akan menyertai kami dan Tuhan Yesus sendiri yang akan menyatakan diriNya kepada orang-orang desa dengan Kesembuhan Ilahi.
Pada hari Sabtu orang-orang mulai latihan puji-pujian yang berbahasa Jawa diiringi oleh pemain keyboard yang baru bergabung dengan RDSB Magelang. Pada Senin pagi setelah kami berdoa pagi dengan beberapa orang, mereka berinisiatif untuk membawa kursi, soundsistem, keyboard milik mereka.

Senin sore setelah kami berdoa bersama di gereja RDSB Magelang, kami beriringan 5 mobil berangkat ke desa Candirejo Borobudur. Sampai di desa tersebut kami menurunkan alat-alat musik, lampu dan kursi. Saat kami sedang menata alat-alat tersebut, salah seorang dari warga desa tersebut meminta ijin saya untuk mengumumkan diadakannya KKR di desa tersebut melalui loudspeaker mesjid setempat. Ini adalah sejarah pertama kali, pengumuman Kebaktian Kebangunan Rohani melalui pengeras suara mesjid setempat. Dan memang saat itu yang hadir adalah orang-orang yang memakai kopiah, sarung dan membawa sajadah. Ini luar biasa Tuhan bekerja. Dan saat saya mengkotbahkan firman Tuhan tentang kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus, mereka tetap setia mendengarkan bahkan terlihat matanya berbinar-binar seperti orang yang haus akan firman Tuhan. Saat adzan Magrib, khotbah ditunda beberapa saat untuk memberi kesempatan bagi yang mau sembahyang. Setelah mereka selesai sembahyang Magrib, mereka kembali lagi ketempat duduk untuk mendengarkan firman Tuhan. Setelah selesai firman Tuhan, mereka saya ajak untuk menerima Yesus. Ternyata semua yang hadir mau mengundang Tuhan Yesus masuk kedalam hati mereka. Setelah selesai untuk ajakan lahir baru. Mereka didoakan oleh pengerja dan jemaat gereja RDSB Magelang secara serentak.

Dan luar biasa! Tuhan Yesus bekerja luar biasa. Semua yang sakit disembuhkan oleh Tuhan Yesus. Ada yang tuli bisa mendengar, ada yang matanya selalu berair menjadi sembuh. Ada yang lehernya benjol seperti gondok menjadi kempes benjolannya. Ada yang tenggorokannya sakit kalau berbicara menjadi sembuh. Dan semua yang sakit dari pinggang sampai ke kaki disembuhkan semua, kakinya agak lumpuh dan disembuhkan, Yang sakit jantung disembuhkan, dada berdebar dan sakit kepala pusing disembuhkan.

Bahkan ada seorang jemaat RDSB yang ikut mendoakan kaki penduduk yang tidak bisa berjalan menjadi bisa berjalan, padahal dia hanya mengatakan: “ Ayo kaki-kaki yang sakit ini keluar dalam nama Yesus”. Dan orang itu disuruh berjalan dan orang itu bisa berjalan bahkan berlari. Ternyata orang yang belum biasa mendoakan orang lain, dipakai Tuhan dengan luar biasa.Pokoknya siapa saja yang bersedia tumpang tangan diatas orang yang sakit, pasti sembuh. Malam itu memang luar biasa lawatan Tuhan Yesus di desa tersebut. Semua pengerja dan jemaat RDSB Magelang yang ikut KKR tersebut terheran-heran menyaksikan pekerjaan Tuhan Yesus malam itu. Mereka bersuka cita. Bahkan besok paginya, masyarakat desa tersebut berseri-seri karena mereka bangun pagi dengan badan ringan. Bahkan ada penduduk desa tersebut yang bekerja di Magelang bersaksi kepada saya mengatakan: “Pak saat saya pulang kemaren sore ada yang berteriak kepada saya, “mas To saya sekarang sudah bisa macul (menyangkul ladang)!””. Ternyata orang tersebut kakinya susah berjalan, dan biasanya dia harus disuntik kalau berjalan. Dan malam itu orang tersebut disembuhkan oleh Tuhan Yesus.
Dua hari kemudian ada utusan dari desa tersebut mengundang kami untuk KKR lagi di desa tersebut. Ternyata mereka sudah merasakan jamahan Tuhan. Walaupun mereka harus sembahyang menurut kepercayaan mereka, ternyata jamahan Tuhan Yesus membuat mereka terkagum-kagum dan mereka tidak bisa menolak atau menyangkal bahwa Tuhan Yesus memang hidup sampai sekarang.
Ternyata Firman Tuhan itu “ya” dan “amin”. Kalau kita memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

(Sumber : net)

Senin, 26 Juli 2010

Bangkit dari Mati

Shalom pasukan doa!


Kamis 8 Januari 2009, jam 12.04 WIB. Salah satu konselor di Call Center Suara Kehidupan menerima telpon dari Saudara Edi Kurnia di Solo untuk minta bantuan doa bagi pacarnya yang bernama Lia, yang sedang kritis. Waktu didoakan, konselor kami merasakan ada kuasa yang langsung menuju orang yang didoakan. Doanya singkat saja.

“Tuhan beri dia kesempatan hidup dan gantikan jantungnya dengan jantung yang baru, nyatakan belas kasihanMu supaya orang yang ada di sekelilingnya melihat perbuatan Tuhan yang ajaib. Oleh bilur-bilur Tuhan Yesus dia sudah sembuh, nyatakanlah belas kasihanMu dan sembuhkanlah penyakitnya. Tuhan tolong beri Lia kesempatan hidup. Dalam nama Yesus amin.”

Waktu itu, konselor kami merasa ada suatu keyakinan bahwa sesuatu terjadi atas orang itu dengan mantap, tapi tidak tahu itu apa, setelah mendoakan. Konselor kami mengatakan bahwa dia tidak pernah merasakan suasana doa seperti itu selama pelayanannya.

Kondisi Lia sebelum didoakan sangat kritis dan kronis. Sebetulnya ada pengobatan gratis untuk ke Singapura. Pada waktu mau berobat dan operasi jantung ke Singapura, tidak jadi karena mengalami kolaps pada waktu transit di Jakarta. Akhirnya Lia dimasukkan ke RS jantung Harapan Kita Jakarta. Kondisi Lia tidak tertolong lagi. Dokter setempat sudah memeriksanya dan menyatakan bahwa Lia sudah meninggal dunia.

Tubuh sudah disiapkan untuk dimasukkan ke peti mati. Hidung dan telinga Lia sudah ditutup dengan kapas dan Peti mati sudah disiapkan. Berita duka sudah tersiar ke semua saudara-saudaranya.

Tiba-tiba jam 12.30 WIB, ada hembusan angin kencang masuk kamar (di tempat tubuh Lia dibaringkan). "Ada hembusan angin dikepala Lia", menurut pengakuan dari suster dan dosen yang menunggui. Angin memasuki kamar dan ada cahaya putih di atas kepala Lia. Selang beberapa menit, Lia bangkit.

Semua yang menunggui Lia tadi lari ketakutan termasuk suster, dosen dan dokter. Lia bercerita bahwa dia bermimpi ketemu orang memakai jubah putih dan brewokan. Lalu Lia langsung minta gambar pacarnya.

Dokter telah memeriksa dan menyatakan bahwa jantungnya sekarang sehat.
Lia adalah seorang mahasiswi komputer Atmajaya di kota Lamongan. Seluruh rektor dan staf di universitas langsung mengadakan syukuran.

Sekitar pukul 17.30 WIB, di tempat Konseling kami ada telpon dari saudara Edi Kurnia dari Solo dan diterima oleh salah satu konselor kami yang lain, yang mengabarkan tentang kejadian ini semua. Dan Lia juga telpon mengabari ke Suara Kehidupan, Lia berbicara dan menceritakan dengan penuh sukacita, nada bicaranya riang seperti orang yang sehat.

Lia bertemu dengan seorang memakai jubah putih, berambut gondrong dan brewokan. Lia tahu bahwa itu adalah Tuhan Yesus. Dan Lia memberitahukan mujijat itu ke semua orang.
Ya, mujijat yang dulu pernah terjadi, di masa sekarangpun Tuhan masih menunjukkan kuasaNya dan KemuliaanNya bagi orang yang percaya kepadaNya. Amien

(Sumber : net)