Shalom pasukan doa! di sini kita dapat membaca, mengomentari, sharing semua tentang Yesus from Nazareth, our Lord and Saviour
Sabtu, 11 Desember 2010
YEA NATHALINE QUEEN LEON - KESAKSIAN
Shalom pasukan doa!
Dear all our brothers & sisters, our friends in Christ,
Saya & Susi sangat berterimakasih untuk semua kasih, doa, perhatian & dukungan yang telah diberikan selama proses persalinan & ketika baby kami
Yea Nathaleen Queen Leon meninggal. We are so grateful to have you all our brothers, sisters & friends.
Apa yang kami alami saat ini adalah masa-masa yang sulit & belum kami mengerti apa rencana Tuhan selanjutnya dalam kehidupan kami. Tapi kami sangat percaya bahwa rencana Tuhan adalah rancangan kebaikan & bukan rancangan kecelakaan. Rencana Tuhan pasti mendatangkan kebaikan bagi setiap anak2Nya yang senantiasa berharap kepadaNya.
Tahun 2008 ini genap 10 tahun usia pernikahan saya & Susi. Selama waktu itu kami telah melaluinya dengan suka dan duka. Begitu banyak tantangan yang harus kami lewati. Tapi Tuhan yang kami kenal adalah Tuhan yang luar biasa. Di saat-saat kami melewati lembah kekelaman dan masa-masa tergelap dan tersulit di dalam kehidupan kami, DIA TUHAN YESUS selalu ada & memegang tangan kami. Memberikan kelegaan, kekuatan dan penghiburan yang baru.
Telah lama menjadi kerinduan hati kami untuk memiliki seorang anak yang akan menjadi buah cinta kasih kami. Khususnya Susi yang sangat-sangat merindukan seorang anak perempuan. Begitu besarnya keinginan tersebut hingga sudah tidak terhitung banyaknya air mata & doa yang kami mohonkan. Kelahiran anak kami Yea Nathaleen Queen Leon tanggal 20 Agustus 2008 yang lalu adalah anak yang ke-7 sejak awal pernikahan kami. Tiga kali istriku Susi harus mengalami caesarean operation untuk membantu kelahiran bayinya. Dan 3 kali juga bayi kami meninggalkan papi & maminya tercinta untuk kembali ke rumah Bapa di surga. Empat kehamilan yang lain mengalami keguguran setelah beberapa bulan di dalam kandungan istriku.
Nattel, panggilan kesayangan anak kami yang terakhir (Yea Nathaleen Queen Leon) mengajarkan kami arti iman & kepercayaan sepenuhnya kepada Tuhan. Masa-masa menantikan kelahirannya adalah waktu-waktu yang penuh harapan, mendebarkan & penuh ketegangan. Tanggal 20 Agustus kemarin saya sengaja mengajukan diri untuk masuk dan mendampingi Susi di ruang operasi (atas seijin Dr Antonius di RS Omni Int. Serpong) untuk menemani & memberikan dukungan kepada istriku tercinta sehingga dia bisa tetap tenang dan tidak takut. Sekitar jam 7 pagi lewat beberapa menit operasi dilakukan, dan buat saya pribadi ini adalah waktu-waktu yang sangat berharga & sekaligus mendebarkan.
Apa yang saya lihat dan alami selanjutnya adalah waktu-waktu yang tidak akan terlupakan sepanjang hidup saya. Anak kami Nattel harus berjuang untuk bisa bernafas & bertahan hidup. Tubuhnya yang kecil & mungil harus menerima suntikan dan selang yang dimasukkan lewat mulut untuk membantunya bisa tetap bernafas. Melihat hal itu membuat hati saya teriris-iris. Air mata keluar tanpa saya sadari & seluruh tubuh saya rasanya mau jatuh karena bergetar. Saya terus berdoa, Tuhan nyatakan mujizatMu kepada anak kami Nattel. Kau lihat bahwa dia sangat membutuhkanMu saat ini. Kau tahu Tuhan bahwa kami sangat mencintai dan sangat merindukan anak ini. Tuhan nyatakanlah kasih setiaMu.
Team dokter terus berjuang untuk memberikan bantuan pernafasan, sampai akhirnya mereka berkata kepada saya bahwa anak kami Nattel tidak bisa tertolong, karena saluran pernafasan yang seharusnya menyambung ke paru-paru ternyata terputus & tertutup. Nattel meninggalkan kami pagi itu setelah berjuang sekitar 1/2 jam.
Hati rasanya hancur lebur dan air mata begitu deras mengalir waktu saya menggendong Nattel, memeluk dan menciumnya. Anak yang begitu saya kasihi sekarang ada di dalam pelukan saya dalam keadaan meninggal. Saya bertanya kepada Tuhan, mengapa hal ini harus terjadi lagi kepada kami ? Apa maksud & rencanaMu Tuhan ? Sudah 3 kali saya harus menggendong bayi kami yang baru lahir dalam keadaan meninggal. Saya tidak tahan melihat keadaan bayi kami & berkata kepada Tuhan, kalau memang mungkin biarlah saya saja yang mati, jangan bayi kami. Tapi Tuhan tidak memberikan jawaban, ada rencana lain yang belum saya mengerti saat ini.
Hal lain yang paling membuat saya hancur adalah saat harus memberitahu Susi istriku sesaat setelah dia pulih dari pengaruh bius. Saya tidak tahu apa yang saya harus ucapkan. Susi sebagai seorang wanita yang sangat merindukan dan mengasihi bayinya. Selama 9 bulan dia merasakan gerakan, tendangan Nattel di dalam perut. Itu adalah masa-masa terindah yang tidak bisa ditukar dengan apapun. Saya ingat seringkali mengajak Nattel berbicara, bernyanyi, memainkan musik untuknya, walaupun dia masih di dalam perut tapi kami bisa merasakan setiap respond-nya kalau kami memanggil namanya. Sekarang saya harus mengatakan bahwa Nattel sudah kembali ke rumah Bapa di surga. Tidak terbayangkan betapa sedihnya hati Susi mendengar berita ini. Kami berdua berpelukan dan menangis, tidak tahu apa yang harus kami lakukan. Apa yang menjadi rencana Tuhan tidak kami mengerti.
Tapi Tuhan kami adalah Tuhan yang baik, di saat-saat kesedihan dan penderitaan yang begitu dalam, Dia tetap memberikan penghiburan & kekuatan. Kekuatan yang berasal dari surga yang begitu luar biasanya hingga kita bisa menanggung semua kesedihan ini. Banyak yang berkata kepada kami, kalau mereka yang harus mengalami peristiwa ini mungkin mereka tidak kuat, bahkan ada yang bilang sampai bisa gila dan murtad!
Our brothers, sisters, and friends, kami mau sampaikan bahwa ini adalah karena kasih karunia kalau kami harus mengalami ini semua & bisa melaluinya. Bukan karena kekuatan, kegagahan kami. Tapi oleh karena Tuhan Yesus yang kita sembah adalah Tuhan yang luar biasa baik. Saat kami mendapatkan kesusahan seperti ini, dia tidak meninggalkan kami. Dia tetap ada setiap saat, bahkan ketika di ruang operasi saat Nattel berjuang untuk hidup, Dia ada disana. Dia sendiri yang menggendong Nattel dan memberikan kekuatan dan penghiburan untuk saya & Susi.
Biarlah kisah kami ini bisa memberikan inspirasi kepada banyak orang, apapun yang menjadi masalah dan pergumulan kita percayalah Tuhan Yesus yang kita sembah adalah Tuhan yang luar biasa dan Tuhan yang baik. Walaupun saat ini kami belum tahu apa yang menjadi rencanaNya dalam kehidupan kami atas kejadian2 yang kami alami, tapi kami sangat percaya bahwa Tuhan Yesus adalah Tuhan yang hidup dan Dia akan menepati janjinya. He never fails!
Berikut ini adalah isi hati dari istriku tercinta Susi,
Bukan bagian kami untuk MENGERTI rencana Tuhan. Bagian kami adalah MENGIKUTI rencana Tuhan. Siapakah yang dapat mengerti pikiran Tuhan? Namun begitu, saya sangat percaya bahwa yang ada dalam isi hati Bapa tentang kami, hanyalah segala sesuatu yang baik untuk hidup kami, tidak ada sedikitpun rencana yang mendatangkan kecelakaan. Semua itu hanya karena Bapa adalah Bapa yang sangat baik.
Sempat Ci Hanna menganjurkan agar saya bertanya kepada Tuhan apa maksud dari semua ini. Ketika saya lakukan hal itu, saya mendapatkan kesan bahwa Bapa ingin saya bisa mengasihi Dia lebih dari saya mengasihi apapun di dunia ini, sekalipun itu adalah anak yang sangat saya dambakan. Sayapun mencoba merenungkan, adakah saya merasa marah kepada Tuhan atas peristiwa ini. Dan saya sangat-sangat bersyukur ketika saya tidak mendapati perasaan marah itu dalam hati saya. Saya tetap merasa bahwa saya begitu sayang dan mengasihi Bapa.Dan lebih bersyukur lagi ketika mendapati bahwa Zaldy pun sehati dengan saya. Benar2 semua hanya karena anugrahNya.
Karena anugrahNya juga, kami dimampukan untuk melalui semua peristiwa ini. Kalau bukan karena kekuatan yang diberikan Bapa, entah akan bagaimana hancurnya hidup kami saat ini. Peristiwa ini terlalu berat buat kami. Tapi hidup kami harus tetap berlanjut. Masih banyak hal yang harus kami kerjakan. Karena itu saya harus tetap kuat untuk mendukung Zaldy, demikian juga Zaldy harus tetap kuat untuk mendukung saya. Saya sangat bersyukur karena meskipun belum mempunyai anak di bumi ini, tapi Bapa memberikan saya seorang teman hidup yang luar biasa. Bagi saya, Zaldy adalah seorang suami yang perfect. Kami berdua mempunyai "hubungan cinta yang ajaib".
Terpujilah nama Tuhan!
Thanks untuk Pastor Hanna, Pastor Edo & Ibu Uchee Lantang, Pastor Yahya & istri untuk dukungan & doanya. Khusus untuk Cie Hanna, thank you for your attention, love & caring. You're a great pastor!
Thanks juga untuk semua keluarga, kakak & adik kami tercinta.
Thanks untuk semua team musik KA3 (thanks Cung) dan teman2 semuanya. Karena kalian semua kami memiliki keluarga & kasih yang luar biasa.
Never give up !
God bless you all
In Christ,
Zaldy&Susi-rotihidup
JESUS HAS SAVED MY FAMILY - KESAKSIAN
Shalom pasukan doa!
SHALOM...
i'd like to share about how's JESUS saved my family...
25 hari yang lalu, tepatnya tanggal 5 Agustus 2008 my lovely mom was gone... Dia pergi ke surga!
Puji Tuhan, mama-ku dijemput Tuhan Yesus secara pribadi...
salama kurang lebih 53 tahun dan 8 bulan mama-ku menjalani hidupnya sebagai penganut Budha yang sangat taat (she's vegetarian for almost 40 years her lifetime)... namun pada 1 bulan terakhir masa hidupnya dia menjalani suatu kehidupan yang begitu diberkati dan penuh kasih karunia bersama YESUS KRISTUS!
Tuhan telah berjanji lewat firman-Nya yang agung bahwa jika ada 1 orang di dalam satu rumah yang diselamatkan maka seisi rumah itu akan diselamatkan... (saya lupa di mana ayat Firman Tuhan itu tepatnya berada) (^_^)v
Satu hal yang pasti yaitu Firman Tuhan itu telah menjadi nyata didalam keluargaku...
Tanggal 5 July 2008 saya, papa dan mama berangkat ke Penang, Malaysia untuk mengobati penyakit mama yang belum terdeteksi dengan jelas oleh dokter-dokter di sini (makassar). Ternyata mama sakit Cancer, tepatnya Breast Cancer stadium 4 dengan jenis tumor yang sangat ganas (grade 3) dan telah metastase (menyebar) ke Liver dan tulangnya. Penyakit yang sangat menakutkan, tetapi tidak cukup menakutkan bagi mama yang telah dijamah TUHAN. Mama menghadapi penyakitnya dengan IMAN, PENGHARAPAN dan KASIH dari TUHAN kita YESUS KRISTUS, yang baru saja dikenal mama di Penang.
saya adalah anak sulung di keluarga-ku... i have 2 brothers.
dan saya adalah satu-satunya orang yang kenal Tuhan YESUS di dalam rumahku... seperti orang-orang yang telah merasakan indahnya panggilan Tuhan lainnya, saya juga mengalami beberapa kesulitan untuk ikut YESUS dan hidup dengan iman Kristen di tengah-tengah keluarga yang tidak percaya Yesus... contohnya: pada waktu saya memutuskan untuk menerima baptisan (tanggal 5 Desember 2004), mama-ku sangat menentang keputusanku itu... sampai-sampai adikku sempat ikut-ikutan mengurung aku sendirian di kamar, supaya tidak bisa ke gereja... pengalaman yang sangat menarik!!! ^_^
namun jika ALLAH yang menciptakan langit dan bumi yang menjadi penolong buat kita, maka tidak ada satu pun pintu yang tidak terbuka... karena Dia sendiri yang akan membuka jalan!!! jadi, pada hari yang indah itu akhirnya mama-ku mengalah, setelah dia meminta persetujuan (izin) dari dewa-dewi yang dia sembah... sebenarnya BAPA sendiri yang telah turun tangan dan membuat iblis tidak dapat berbuat apa-apa lagi...
sayangnya kehidupanku masih kurang "berkelimpahan" maksudnya "masih jauh dari menyerupai karakter KRISTUS". karena itulah saya tidak bisa menjadi berkat di tengah-tengah keluargaku... selama hampir 8 tahun saya mengenal Yesus, pertumbuhan imanku berjalan dengan sangat lambat, bahkan beberapa kali sempat berhenti...
Namun oleh karena begitu besar KASIH YESUS akan keluargaku sehingga DIA sendiri yang turun tangan membawa kami masuk ke dalam suatu "percepatan iman"!!!
Percepatan Iman itu dimulai kurang lebih 3 bulan yang lalu... mama-ku harus dirawat di rumah sakit karena fungsi hati-nya tiba-tiba meningkat secara drastis... setelah beberapa medical check up dilakukan di salah satu rumah sakit terbaik di sini (makassar), akhirnya diketahui bahwa terdapat beberapa benjolan di Liver mama... dokter-dokter yang ada di sini hanya mengira-ngira bahwa mama mungkin mengidap CA (cancer), namun setelah 11 hari dirawat inap di rumah sakit tersebut, akhirnya kami dan keluarga besar memutuskan untuk membawa mama ke Penang, Malaysia untuk melakukan medical check up dan pengobatan yang kami harapkan dapat berhasil dengan baik... Namun setelah medical check up yang mama harus jalani selama seminggu lebih, hasil yang kami peroleh justru jauh lebih buruk daripada apa yang telah kami peroleh di Makassar sebelumnya, penyakit mama sangat parah seperti yang telah saya coba jelaskan di atas... Mama harus segera menjalani Kemotherapy dan juga Radiotherapy untuk mengontrol sel-sel Cancer yang telah menggerogoti tubuhnya... akan tetapi seperti yang sudah banyak orang ketahui, therapy-therapy tersebut memiliki side-effect yang sangat banyak dan menyakitkan, bahkan kadangkala dapat mempengaruhi emosi dari pasien... dan masih banyak lagi hal-hal menakutkan lainnya yang harus kami hadapi...
Oleh KASIH KARUNIA dari BAPA kami dapat melewati semuanya dengan baik dan bahkan pulang dengan suatu kemenangan yang besar!!!
setelah mengetahui penyakit yang mama derita, saya (oleh tuntunan Roh Kudus) terus menyampaikan Firman kepada mama... pada awalnya mama tetap memegang teguh keyakinannya akan agama yang telah dianutnya sejak lahir... namun Firman Tuhan tidak pernah kembali dengan sia-sia, Firman itu akan melakukan apa yang BAPA kehendaki sampai berhasil... Jadi, saya terus-menerus mendoakan mama dan membacakan Firman Tuhan buat mama... sampai pada akhirnya TUHAN menyatakan penglihatan kepada mama disaat saya sedang mendoakannya (di dalam doa-ku, saya selalu mengatakan: "Oleh bilur-bilur darahMU, TUHAN mama-ku disembuhkan") yaitu: mama melihat ada suatu bukit batu dan dari atas bukit batu itu mengalir suatu aliran yang berwarna merah, seperti darah yang berkilauan dan menetes turun ke bawah... Karena mama tidak dapat mengerti apa makna dari penglihatannya itu (mama mendapatkan penglihatan itu sampai 3 kali, tiap saya berdoa untuk dia), maka akhirnya mama menanyakan pendapat saya tentang makna dari penglihatannya itu, dan oleh tuntunan dari Roh Kudus saya coba untuk menjelaskan kepada mama bahwa apa yang dia lihat itu ialah bukit Golgota, tempat dimana YESUS KRISTUS telah mati disalibkan dan darahNYA telah mangalir untuk menebus segala dosa dan pelanggaran manusia... Sejak saat itu mama mulai menerima Firman Tuhan, bahkan mama jadi lebih banyak bertanya tentang siapa itu YESUS...
Tuhan YESUS begitu baik bagi kami, terutama bagi mama... TUHAN menyatakan diri-NYA pada mama disaat mama mencoba untuk memanggil tuhan yang tidak dikenalnya, justru yang mama lihat adalah sosok YESUS yang sedang disalibkan. Didalam penglihatan yang mama lihat terdapat 2 salib, hal tersebut membuat mama bertanya kepada saya karena biasanya di film-film tentang YESUS yang sedang disalibkan terdapat 3 salib, namun didalam penglihatan yang mama dapatkan malam itu terdapat hanya 2 salib... Saat itu saya teringat bahwa hanya 1 orang dari 2 orang yang disalibkan bersama YESUS di bukit Golgota yang diselamatkan... karena hanya satu orang yang takut akan Tuhan dan percaya bahwa YESUS adalah Allah.
Puji Tuhan... sejak saat itu mama dengan yakin dan percaya terus-menerus bersaksi kepada keluarga kami yang pada saat itu berada di Makassar, terutama kepada adik-adik saya... mama menyatakan kepada mereka bahwa YESUS adalah ALLAH, dan dia mulai berdoa dengan menyebut nama YESUS sebagai TUHANnya... Mujizat demi mujizat terus terjadi sejak saat itu, dimana TUHAN selalu menyatakan pertolongan-NYA kepada kami dan mama pada khususnya.
IMAN kami bertumbuh dengan sangat cepat, PENGHARAPAN kami tidak pernah hilang walaupun ada banyak sekali keadaan yang sulit yang harus kami hadapi, dan yang terutama KASIH terus ada bersama kami. KASIH dari TUHAN YESUS didalam kehidupan kami dan kasih kami akan sesama kami pun menjadi begitu berlimpah...
Sebelum menjalani kemotherapy kondisi mama sempat drop (menurun), dan mama harus menjalani MRI (scan untuk mendeteksi penyebaran sel-sel CA didalam tubuh mama) selama kurang lebih 3 jam, dan untuk diketahui mama harus berpuasa pada malam sebelumnya dan ruangan MRI itu sendiri sangat dingin suhunya. Jadi dapat kita bayangkan bagaimana mama-ku yang sedang dalam kondisi kesehatan yang kurang baik, berpuasa dan harus menjalani medical check up selama 3 jam di dalam ruangan yang dingin... tentunya itu adalah suatu keadaan yang berat untuk mama lalui... namun sekali lagi oleh kemurahan TUHAN, mama dapat melalui itu semua dengan selamat... pada saat itu mama tertidur di dalam ruangan MRI dan dia melihat salib besar yang berkilau bagaikan berlian dan kerena begitu terang cahaya salib itu mama akhirnya sadar dan pemeriksaannya pun selesai... saya jadi berpikir mungkin jika pada saat itu TUHAN tidak menyatakan pertolongan-NYA mama-ku bisa saja meninggal lebih cepat...
Pada keesokan harinya mama harus menjalani kemotherapy yang pertama (dokter oncologyst yang menangani penyakit mama di Penang merencanakan 6 cycles kemotherapy yang harus dilaksanakan setiap 3 minggu). Malam sebelum mama dikemotherapy saya menceritakan kepada mama tentang side-effect dari kemotherapy yang akan dia jalani, bahkan saya secara terang-terangan menyatakan kepada mama bahwa ada kemungkinan dia akan meninggal dunia disaat kemotherapy itu berlangsung (fakta tentang kemungkinan tersebut saya peroleh dari seorang ahli tanaman herbal khusus CA). Hal tersebut saya lakukan karena pada awalnya saya sangat menentang kemotherapy tersebut, karena saya tahu bahwa kemotherapy itu tidak akan menyembuhkan mama saya dan hanya akan menyakitinya, sekalipun kemotherapy itu berhasil, mama saya harus menjalaninya seumur hidupnya, dan menurut saya itu sia-sia saja... Malam itu mama mengatakan sesuatu yang sangat mengejutkan saya secara pribadi, mama bilang "Jika TUHAN yang telah mengatur seluruh jalan hidupnya berkehendak untuk membiarkan mama menjalani kemotherapy, maka tidak ada satu orang pun yang dapat menghalanginya..." dan dia menyuruh saya berdoa.
Sekarang saya baru menyadari betapa mama telah berjuang dengan sangat keras untuk hidup dan berserah kepada BAPA sepenuhnya... mama tidak takut akan apapun juga, dia hanya takut pada TUHAN, itu dia buktikan pada 1 bulan terakhir masa hidupnya yang telah dijalaninya bersama YESUS KRISTUS.
Satu jam sebelum kemotherapy mama membuat suatu pernyataan dihadapan seorang hamba Tuhan yang datang melayani kami di rumah sakit tempat mama dirawat dan akan menjalani kemotherapy, bahwa dia menerima dan percaya kepada TUHAN YESUS sebagai TUHAN dan JURUSELAMAT pribadinya...
Pada saat mama menjalani kemotherapy (sesuai dengan rencana-NYA) dia melihat ada begitu banyak salib yang mengelilinginya dan dia merasa sangat nyaman bagai sedang berada di atas kursi pijat... ini merupakan salah satu mujizat yang DIA telah nyatakan bagi kami... Penglihatan-penglihatan yang mama alami masih sempat dia tuliskan di dalam sebuah buku harian khusus bagi orang yang menjalani oral kemotherapy (obat kemo yang harus diminum)... Jadi kesaksian ini merupakan FAKTA dan memiliki bukti dan saksi yang jelas dan dapat dibuktikan kebenarannya.
Ada banyak sekali mujizat yang kami alami disana yang mungkin tidak dapat saya sampaikan secara lebih detail lagi pada kesempatan kali ini.
Tepat dua hari setelah menjalani kemotherapy mama harus menjalani radiotherapy di rumah sakit yang berbeda... dan setelah radiotherapy pertama yang mama jalani kondisinya menurun drastis dan side-effect dari kemotherapy yang telah mama jalani sebelumnya mulai bermunculan satu per satu... hingga setelah kurang lebih 2 minggu mama dirawat inap dan menjalani radiotherapy yang berlangsung hampir setiap hari di rumah sakit tersebut akhirnya mama pergi ke surga... dimana Tuhan memberi kesempatan bagi mama untuk dibaptis tepat sehari sebelum mama meninggal dunia, walaupun saat itu dia sudah koma (tidak dapat berkomunikasi lagi, namun masih dapat mendengar). Dan sehari sebelum mama koma, dia memberitahukan kepada papa saya bahwa dia ingin pergi ke gereja untuk menjalani baptisan jika kami pulang ke Makassar nantinya dan dia juga meminta kepada papa saya untuk menyingkirkan segala patung berhala yang selama ini dia sembah... karena pada malam sebelumnya dia telah bertemu secara pribadi dengan YESUS KRISTUS dan berbincang-bincang dengan-NYA selama 3 jam... sampai saat terakhir hidupnya mama tidak mau menceritakan apa yang YESUS telah nyatakan kepadanya kepada saya, karena menurutnya itu adalah rahasianya dengan BAPA.
Mama hanya sempat bertanya tentang BAPA, ANAK dan Roh Kudus disaat saya bertanya tentang pertemuannya dengan TUHAN. Karena YESUS sempat menyatakan tentang ALLAH TRITUNGGAL kepada mama, yang masih sulit untuk dia mengerti.
Pada saat mama meninggal dia tersenyum!
Mama telah mendapatkan jawaban atas Imannya, dan Pengharapannya kepada YESUS telah tercapai, namun saya percaya Kasihnya tetap berjalan sekalipun dia telah berada di surga, Kasih kepada TUHAN dan kepada kami semua...
NB: Saat ini kami sekeluarga telah menerima YESUS sebagai TUHAN dan JURUSELAMAT kami secara pribadi, papa dan kedua adik saya telah menjalani baptisan selam dan kini saya dan keluarga bisa beribadah kepada satu-satunya TUHAN yang patut kita sembah; TUHAN YESUS KRISTUS... AMIN.
TUHAN YESUS MEMBERKATI kita semua...
by anita meiliana - rotihidup
KESAKSIAN TUHAN YESUS MENGALAHKAN LUCIFER
Shalom pasukan doa!
Syallom..
Nama saya Ludi Hasibuan.
Saya ingin bersaksi melalui tulisan ini mengenai pengalaman “pelepasan” yang dialami oleh saudaraku Ry (17).
Kisah ini diangkat berdasarkan kesaksian penulis. Serta kesaksian yang dialami, dirasakan, dilihat oleh Ry. Apa yang ditulis berdasarkan cerita apa adanya. Tidak ada penambahan atau pengurangan.
Sabtu, 9 Januai 2004. Saya bersama saudara-saudara berkumpul disebuah rumah dikawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur untuk melakukan kebaktian “pelepasan” (pelepasan = untuk melepaskan seseorang dari belunggu kuasa kegelapan). Kebaktian ini dipimpin oleh Pendeta Joshua Tumakaka dari Gereja Tiberias Indonesia.
Kebaktian dimulai pada pukul 17.00 WIB. Kebaktian dimulai dengan mengangkat puji-pujian kepada Tuhan Yesus. Setelah itu dilanjutkan dengan doa dan mendengarkan firman Tuhan yang disampaikan oleh bapak pendeta.
Pendeta Joshua Tumakaka, meminta Ry untuk membaca firman Tuhan dari Yohanes 10 : 10. Awalnya Ryan ngedumel dan melontarkan makian kenapa dirinya yang disuruh membaca firman Tuhan. Kenapa tidak orang lain yang disuruh membaca ?
Setelah dibujuk, ia mau membacanya tapi ia tidak bisa membaca firman tersebut melalui Alkitab yang diberikan ibunya. Setelah memakai Alkitab dari pendeta Johua Tumakaka, ia baru bisa membacanya. Ketika pendeta menjelaskan keselamatan ada pada diri Yesus Kristus, Ry memperlihatkan tingkah laku yang melecehkan dan menghina pendeta.
Pendeta Joshua Tumakaka meminta Ry untuk membaca kembali firman Tuhan. Ry dengan nada marah dan menghina pendeta menolak permintaan tersebut. Tapi setelah dibujuk untuk membaca kembali, ia pun mau tapi ini untuk yang terakhir kalinya.
Pendeta Joshua Tumakaka mengakui kalau Ry berada dibawah pengaruh kuasa gelap. Ia harus diselamatkan tapi sebelum itu dilakukan ia menginginkan terlebih dahulu kedua orang tua Ry untuk melakukan pertobatan dan pelepasan.
Saat itu juga berlangsung pelepasan dan pertobatan dari kedua orang tua Ry dan adik-adiknya. Setelah itu dilakukanlah pelepasan terhadap Ry. Ketika pendeta mendoakannya dan memberikan minyak urapan kepada diri Ry.
Ry pun menjerit-jerit kesakitan, memberontak dan marah. Padahal saat itu kondisi Ry dalam keadaan sakit. Kaki kirinya patah dan belum pulih tapi ia mempunyai kekuatan yang luar biasa. Ia bisa memberontak melawan 5 orang dewasa yang berbadan besar.
Ry berubah menjadi liar, sorot matanya merah dan melotot. Ia memandang orang sekitarnya dengan sorot mata mengancam. Ia pun mengeluarkan kata-kata cacian, makian dan mengancam untuk membunuh orang-orang yang ada disekitarnya.
Saat itu Ry mengalami dirinya berada di dalam dua dimensi atau dua kepribadian. Dimensi pertama adalah Ry yang berteriak meminta tolong diselamatkan oleh Yesus Kristus. Dimensi kedua adalah Ry ketika dikuasai oleh kuasa kegelapan (ditangan Lucifer).
Ketika Ry berada dalam dimensi pertama, ia memberitahu pendeta bahwa disekitar itu ada “Lucifer”. Ia mengatakan kalau “Lucifer” yang mengikat dirinya. Ia meminta tolong untuk diselamatkan.
Ry ketika berada dalam dimensi kedua. Lucifer mengatakan kalau Ry telah diangkat sebagai salah seorang panglima kuasa kegelapan. Ia telah menjadi salah satu orang kepercayaan dari “Lucifer”. Tugas Ry adalah menjadi pengatur (operator) program computer yang bisa membuat semua manusia patuh dan nurut. Ry yang akan bertugas mengatur manusia dengan memakai symbol 666.
Kamipun berdoa dan mengangkat puji-pijian kepada Tuhan Yesus untuk membebaskan Ry dari tangan Lucifer. Ry dalam kondisi dimensi kedua, ia mulai memaki, mencaci, menghina, meludahi pendeta, memukul dan menendang orang-orang yang mendoakannya.
Ry bahkan dengan angkuhnya duduk seperti seorang raja yang sombong dengan mulut menyeringai sombong (mungkin ini yang dimaksud senyuman sombong si iblis) serta tangan seolah-olah memegang tongkat. Ia pun memerintahkan para Legion (setan yang diusir Yesus Kristus masuk ke dalam tubuh babi) untuk membunuh kami semua yang ada disana. Ia juga memerintahkan “Balthazor” (salah satu setan lainnya) untuk membinasakan kami semua.
Ia pun menghina dengan kata-kata bahwa keselamatan hanya ada ditangan Lucifer. Yesus tidak menyelamatkan, Roh Kudus bohong belaka. Bahkan Lucifer mengatakan kalau Yesus tidak berhak lagi atas Ry karena Ry telah menjadi milik Lucifer.
Kami tidak memperdulikan ocehan itu. Kami semua berdoa dan memanjatkan puji-pujian kepada Tuhan Yesus untuk segera hadir dan membebaskan Ry dari Lucifer.
Kemudian Ry memasuki tahap dimensi pertama, ia memberitahu pendeta dan semua orang yang ada disana kalau dibelakang Lucifer telah ada cahaya putih terang dan penuh kemulian. Tuhan Yesus telah datang.
Tapi dalam sekejap Ry masuk dalam dimensi kedua. Ry yang berada ditangan Lucifer memaki Ry yang memohon pertolongan Tuhan Yesus. Untuk apa berteriak-teriak minta tolong dan memanggil Yesus. Ia tidak ada keselamtan.
Kami lebih semangat lagi berdoa dan memanjatkan puji-pujian karena balatentara surga sudah dekat untuk menolong dan menyelamatkan Ry.
Ry dalam dimensi kedua, semakin marah, menghina, mencaci maki dan dirinya semakin merasakan kepanasan.
Pendeta Joshua Tumakaka, mengajak seluruh orang yang ada diruangan ini untuk memasuki ruangan kudus karena akan diadakan perjamuan kudus. Yaitu untuk menerima tubuh dan darah Yesus Kristus.
Kamipun berdoa dan menyanyikan pujian kepada Yesus Kristus.
Ry berada dalam dimensi yang pertama. Tampaknya “Lucifer” telah melemah tapi masih dalam dirinya. Ry di dimensi pertama menerima perjamuan kudus berupa tubuh Yesus.
Ketika ia memakan hosti, ia pun bergetar dan merasakan kesakitan yang luar biasa. Ry berteriak kesakitan dan meronta-ronta. Saat hosti itu tertelan dalam mulutnya, Lucifer terpental dari dirinya. Ry telah menjadi Ry yang memohon perlindungan Tuhan Yesus.
Ry disuruh pendeta untuk mengaku percaya Yesus Kristus adalah Tuhan dan bilang Tuhan Yesus tolong saya.
Awalnya Ry kesulitan tapi akhirnya ia bisa mengucapkan hal tersebut. Akibatnya Lucifer bertambah lemah dan kalah.
Tak lama kemudian Ry berteriak “Ada salib turun dari langit”. Ia pun mengatakan kepada kami semua kalau “Lucifer, Legion dan Baltahazor tengah berlarian karena diserang oleh malaikat dari surga”.
Ry mengatakan kepada pendeta Joshua Tumakaka kalau dirinya melihat di kiri-kanan pendeta telah berdiri Malaikat Gabriel dan Malaikat Michael. Ia pun memberitahukan kalau dalam ruangan dan rumah ini telah dipenuhi oleh para malaikat untuk menjaga dan mengusir para setan.
Ketika akan memasuki tahap penerimaan darah Yesus dalam perjamuan ini. Ry melihat ada darah tercurah dari langit. Saat itulah dirinya merasa terbebas seratus persen dari ikatan Lucifer.
Ry pun menangis tersedu-sedu bahkan ia meminta maaf kepada pendeta kalau hinaan, cacian dan lainnya bukanlah dirinya yang melakukannya tapi Lucifer.
Ry memberitahu kalau rumah ini telah dibentengi dengan kokoh. Di benteng itu terdapat pintu gerbang. Sekarang pintu gerbang itu terbuka dan masuklah dua merpati putih ke dalam rumah ini.
Ry juga memberitahukan kepada semua yang ada di dalam ruangan ini. Ia mendengar suara yang keras dan berdentam dengan wibawa. “Akan Datang Harinya. Dimana Aku Akan Menjemput Umatku”
Kami semua menjadi menangis dan berdoa mengucap syukur karena Ry telah diselamatkan dan Tuhan Yesus telah memberitahu kalau kedatangannya semakin dekat.
Kapan Ry Dijerat Lucifer??
Ketika Ry telah sadar kembali ke dalam kondisi normal. Ia pun menceritakan awal mulanya, ia terjerat oleh Lucifer.
Beberapa tahun yang lalu sebelum dirinya tinggal di Jakarta. Ia berdomisili di Manado, Sulut. Suatu hari ia bersama ketiga temannya bermain perang-perangan disebuah bangunan tua. Ia memperhatikan disekitar bangunan tersebut banyak mobil mewah yang sedang parkir.
Ia bersama temannya penasaran. Ada apa digedung tua itu. Merekapun mengintipnya. Ternyata disana sedang berlangsung sebuah upacara keagamaan, dimana semua orang memakai jubah hitam dengan tudung kepala. Di dalam gudang itu terdapat pentagram (symbol setan) dan ditengah ruangan itu terdapat upacara pemotongan bayi. Ternyata dilihat Ry adalah sebuah acara gereja setan.
Ia melihat itu secara langsung sedang temannya lari dan satunya pingsan. Setelah kejadian tersebut dirinya mengalami sakit yang sangat parah. Ia nyaris meninggal dunia. Saat kritis tersebut ia merasa didatangi oleh sesosok pria yang luar biasa gantengnya.
Ia mengaku bernama Lucifer dan akan memberikan keselamatan pada Ry jika ia mau menerimanya. Ry yang saat itu berusia sekitar 12 tahun, mau menerimanaya. Sejak saat itulah ia terikat oleh Lucifer.
Lucifer akan mengangkat Ry sebagai salah satu panglimanya. Ry diberi pengetahuan dan kepandaian mengenai computer. Ini terbukti dengan kemampuannya menghacker situs orang atau membobol pertahanan orang. Kemampuan Ry dibidang komputer melebihi kemampuan yang dimiliki anak seusianya dibidang komputer. Selain itu Ry akan menjadi pengatur/operator agar manusia menjadi penurut pada Lucifer dengan memakai symbol 666.
Ia diberitahu oleh Lucifer kalau masa ini semakin dekat dan Ry akan menjadi salah satu yang berkuasa didunia selama 3.5 tahun. Selain Ry harus membunuh seseorang dengan panggilan Mongol.
Mongol merupakan salah seorang pengikut Lucifer yang telah berpaling. Ia kini menjadi pengikut setia Yesus Kristus.
Ketika Ry diminta membaca Alkitab, ia mengatakan kalau tulisan yang ada di Alkitab tersebut menjadi terbalik susunan katanya sehingga dirinya susah membacanya. Setelah memegang Alkitab milik pendeta, ia baru bisa membacanya.
Apakah Ry Melawan Lucifer??
Ketika dirinya menyadari kalau ia teah terikat oleh Lucifer. Ry melakukan perlawanan. Ia melawan setiap kata Lucifer dengan kata-kata Tuhan Yesus Kristus.
Tapi Lucifer pandai bersilat lidah, ia memutar balikan omongan dan fakta. Hal inilah yang membuat iman Ry menjadi bertambah lemah. Ia menghadapi Lucifer si penghujat Tuhan..
Iman Ry yang masih berusia belasan tahun masih sangat lemah dan mudah terombang-ambing. Hal ini semakin memudahkan dirinya terjerat.
Ry bila berada dalam dimensi pertama, ia meminta bantuan kami untuk segera diadakan pelepasan sebab dirinya sudah tidak kuat lagi menanggung beban ini.
Kesimpulan:
Dari peristiwa diatas dapat ditarik kesimpulan :
1. Ibilis / Lucifer tengah mempersiapkan akhir jaman dimana manusia akan memakai tanda 666 melalui program komputer.
2. Yesus Kristus akan datang ke dunia untuk ke dua kalinya
3. Firman Tuhan adalah kekal dan benar adanya karena symbol-simbol yang diceritakan Ryan ada dalam Alkitab
4. Akhir Jaman semakin dekat
5. Lakukanlah pertobatan
NET
Sabtu, 04 Desember 2010
HANYA YESUS JALAN MASUK KE SORGA (KESAKSIAN)
Shalom pasukan doa!
(KISAH NYATA )
" KESAKSIAN DARI KERUSUHAN MEI 1998 "
Sudah banyak jika kita mendengar kesaksian dari... para saksi mata mau pun korban dari suatu kejadian. Tetapi kali ini saya mendapatkan sebuah kisah kesaksian yang justru dari pelaku tindakan kekerasan. Saya melihat bahwa ada suatu hal yang dapat dipetik dari cerita ini, yaitu: jamahan kasih Allah. Ya, pelaku tindak kekerasan dijamah hatinya oleh Yesus Kristus sehingga hidupnya berubah 180 derajat.
Sungguh indah, Yesus pergi meninggalkan 99 domba yang tidak tersesat untuk mencari domba yang sesat. Betapa gemuruhnya Sorga dengan nyanyian puji-pujian kepada Allah ketika si domba yang tersesat telah ditemukan. Dalam kisah ini Yesus sendirilah yang menemukan si domba tersesat.
Berikut adalah kisah kesaksian Andryansah:
Awalnya saya mengenal Isa Almasih berawal dari kejadian yang hampir tidak masuk akal. Bermula dari kerusuhan mei 1998 pada waktu itu.
Sebelum saya mengenal Isa Almasih, saya di didik oleh orang tua saya maupun para ulama baik di bangku sekolah, musholla, maupun masjid bahwa orang di luar penganut Islam adalah kafir dan Islam merupakan ajaran yg paling benar dari segala kitab yang ada di muka bumi ini, dan yang paling utama. Apabila ada di antara kami yg dapat mengenyahkan penganut di luar Islam, adalah merupakan suatu pahala yg besar, sebab menurut apa yg telah mereka ajarkan kepada saya inti nya adalah penganut di luar Islam merupakan jamaah syaithon yang harus segera di musnahkan dari muka bumi ini. Dan bahaya yg paling besar pada saat itu adalah kaum nashara (Nasrani) yang selalu berkembang di Indonesia secara perlahan-lahan yang mana pada saat itu saya selalu di cekoki pelajaran yg terdapat di dalam quran maupun hadist. Begitulah bagaimana sikap saya yang bagaikan iblis semula sebelum mengenal Isa Almasih yang mulia di bumi maupun akhirat dengan kasihNya.
Dan pada suatu waktu tepatnya awal kerusuhan Mei 1998, saya bersama kawan-kawan saya (penganut Islam) mengendarai sepeda motor beramai-ramai dengan tujuan untuk menjarah toko-toko milik non muslim. Sebelum kami berangkat melakukan hal tersebut, sebenarnya saya enggan mengikuti mereka karena keluarga kami pun orang yg hidup di atas rata-rata dan hal tersebut sepertinya merupakan sesuatu yg memalukan. Dan pada saat itu saya telah menyelesaikan study di perguruan tinggi dan saya masih dalam status penggaguran dan hal inilah yg membuat saya mengikuti ajakan teman saya, terutama apalagi bila ada salah satu dari mereka berteriak mari kita hancurkan para kafir, hal inilah yg membuat semangat saya menggebu-gebu.
Sampai pada suatu saat kami telah sampai di depan toko yg bernama El-Shadai, dan kami yakin bahwa toko itu adalah toko milik kafir Nasrani. Dan akhirnya kamipun melempari toko tsb sambil meneriakan Allahuakbar bersama-sama dan meneriakan “kafir, keluar lu dari dalam toko lu!”
Pada waktu itu ada beberapa orang yg berhamburan keluar. Salah satu dari mereka mengendarai motor untuk melarikan diri dari kami. Kami melihat pria itu mengenakan kalung salib di lehernya. Lalu teman saya yang bernama Sultan (nama samaran) berseru kepada saya, “Ndry, mari kita kejar dia!”
Saya pun bergegas untuk membonceng teman saya. Sebelum saya membonceng motor kawan saya, saya mengambil sepotong besi. Dan akhirnya kami pun mengejar pria itu. Dan yg mana pada waktu itu keadaan di jalan sangat carut marut, tetapi pria itu tetap menancap gas. Mungkin saking takutnya berusaha menyelamatkan diri dari kejaran kami. Kawan saya pun mempercepat laju motornya. Berhubung motor yg kami tunggangi adalah motor king sedangkan pria tersebut menggunakan motor bebek, maka perlahan-lahan kami dapat menyusulnya.
Pada suatu saat pria itu membelokkan motornya pada persimpangan dengan cepatnya. Dan pada saat itulah kami tidak tahu darimana mobil tersebut datang. Seingat saya, kamipun akhirnya menabrak mobil tersebut dan saya serasa terbang di udara. Sesudah itu saya tidak sadar lagi.
Pada waktu saya sadar, saya melihat banyak kerumunan di sekitar saya. Dan dengan reflek saya mencari teman saya untuk melihat kondisinya. Lalu saya pun memisahkan diri untuk mencari teman saya dari kerumunan orang tersebut.
Tetapi saya tidak tahu mengapa orang tersebut masih berkerumun di tempat saya berada tadi. Lalu saya pun melangkah ke jalan, dan saya mendapati kerumunan di sisi jalan yang lain. Saya pun berpikir itu pasti teman saya. Lalu saya pun melangkah mendekatinya.
Tiba-tiba saya berhenti sontak di tengah jalan karena saya melihat di beberapa kerumunan teman saya, saya melihat teman saya jadi dua. Dan ada banyak orang yg berwajah bengis dan hewan kurus seperti anjing yg hendak memperebutkannya. Saya mengucek mata saya sebab saya pikir saya masih belum sadar. Setelah itu saya melihat teman saya yang ada dua tersebut. Salah satunya di seret-seret oleh mereka untuk keluar dari kerumunan tersebut. Dan teman saya itu berteriak, “Ndry, Ndry, tolong saya!” Saya pun tak berani melangkah karena saya takut. Dan saya tetap diam terpaku di tengah jalan raya tersebut.
Pada waktu itu ada sinar datang dari sebelah kanan saya. Waktu saya menoleh, ternyata mobil ambulance pas di samping kanan saya dan menabrak saya. Saya pun tersontak dan menyebut Masyaallah sambil memejamkan mata. Tetapi mobil itu serasa melintasi tubuh saya. Lalu sayapun membuka mata saya dan dengan reflek saya memegang tangan saya sendiri. Lalu saya pun melihat mobil ambulance tersebut berhenti pas di tempat saya jatuh tadi. Dan yang membuat saya terdiam seribu bahasa adalah ketika saya melihat tubuh saya dimasukkan ke dalam ambulance tersebut. Hal ini yg membuat saya seperti gila. Sayapun akhirnya berlari tanpa tujuan dan saya tidak berani mendatangi kerumunan di mana saya jatuh sebelumnya karena saya takut setelah melihat kejadian teman saya.
Tidak jelas kemana saya berlari, tiba tiba saya sampai di sebuah taman dan saya duduk sambil menangis. Apakah saya sudah mati? Saya terus mencubit-cubit tangan saya, tapi saya tidak merasakan apapun. Lalu saya menangis lebih keras. Dan sayapun tersungkur menangis di atas tanah. Dan pada saat saya tersungkur, saya melihat sepasang kaki di depan mata saya. Sayapun sontak mundur ke belakang karena saya teringat langsung apa yg dialami teman saya. Tapi pada saat saya mau bangun dan melarikan diri, saya seperti lumpuh tidak bisa bergerak. Dan saya pun memberanikan diri untuk menatap siapakah yg ada di depan saya. Tapi saya tidak bisa melihat wajahnya karena sangat silau. Dan hal itu membuat saya pasrah dan menundukkan muka.
Lalu orang yg berpakaian putih di depan saya itu pun bertanya kepada saya, “Nak, mengapa engkau menganiaya AKU?”
Lalu saya pun menjawabnya, “Setan, pergi kau jangan ganggu saya!”
Sayapun akhirnya mengucapkan ayat-ayat kursi untuk mengusirnya.
Lalu Dia pun berkata lagi “Nak, mengapa engkau menganiaya Aku ?”
Sayapun masih melafalkan ayat kursi di bibir saya dan saya mengucapkan “Ya Allah, usirlah setan itu dari hadapanku.”
Lalu Dia berkata lagi, “Nak, apakah kesalahanKu hingga kau menganiaya Aku?”
Lalu setelah saya sadar ayat kursi tidak ampuh untuk menghadapi-Nya, sayapun tersungkur di bawah kakiNya dan menangis tersedu-sedu dan akhirnya akupun menjawabnya, “Saya tidak tahu kenapa saya melakukannya. Maafkanlah saya.”
Dan saya pun meraung-raung di bawah kakinya. Dan Diapun berkata, “Bangunlah. Jangan takut. Peganglah tanganKu.” Dan sayapun berdiri di depanNya sambil menundukkan muka saya (dan pada waktu itu sayapun masih berpikir bagaimana cara melarikan diri dariNya). Sepertinya Dia tahu pikiran saya, dan Dia berkata lagi, “Jangan takut akan Aku karena Aku lembut dan murah hati.”
Dan akhirnya saya pun memberanikan diri untuk menatapNya. Saya merasakan kesedihan yg ada di hati saya menjadi sirna seketika dan saya pun memberanikan diri untuk bertanya kepadaNya, “Siapakah kamu sesungguhnya?”
Lalu Dia menjawab, “Akulah yang selalu di perdebatkan oleh banyak anak manusia. Akulah jalan yang lurus. Akulah yang telah membangkitkan orang dari kematian.”
Setelah saya mendengar Dia berkata “Akulah yang telah membangkitkan orang dari kematian”, sayapun langsung tersadar bahwa Dialah Isa Almasih atau Yesus Kristus yang banyak sekali dipuja puja oleh kaum Nasrani sebagai TuhanNya. Lalu sayapun tersungkur di bawah kakiNya kembali dan pada saat itu secara tak sadar saya memperhatikan kakiNya yg mempunyai tanda berlobang bekas luka. Saya pun berkata “Ya Nabi Isa, ampunilah segala sesuatu yang pernah saya perbuat terhadap pengikutMu. Ampunilah saya.”
Dan sayapun menangis kembali karena merasa berdosa terhadapNya. Lalu dia pun berkata, “Mengapa kamu menganiaya mereka ?”
Sayapun menjawabNya, “Saya tidak tahu. Atau mungkin karena mereka menganggapMu sebagai Allah dan menduakan Allah ?”
Lalu Dia pun berkata “Segala apa yang ada padaKu adalah milik BapaKu yang di Sorga. Dan segala apa yang ada pada BapaKu di Sorga adalah MilikKu juga, karena olehNya segala kekuasaan baik di bumi maupun di sorga telah dise rahkanNya kepadaKu. Karena Aku dan Bapa adalah satu. Begitu juga kau, kau sekarang adalah milikKu.”
Sayapun masih menangis di bawah kakiNya pada saat Dia menerangkan tentang siapa diriNya sebenarNya, yaitu Dia adalah Allah itu sendiri. Lalu sayapun berkata, “Ya Isa Allahku, ampunilah segala sesuatu yang pernah saya lakukan.”
Di sinilah saya pertama kali menyatakan Isa adalah Allah saya. Lalu Isa Almasih berkata, “Pulanglah dan beritakanlah tentang Aku, tentang apa yang pernah kau lihat. Aku akan menyertai kalian semua hingga zaman akhir.”
Dan pada saat itu pula sontak saya terbangun. Ternyata saya sudah berada di Rumah Sakit, tepatnya di ruang ICU kurang lebih selama 2 minggu dalam keadaan koma. Pada saat saya terbangun, saya langsung menangis dan menyebut, “Ya Isa, ya Tuhanku, ampunilah saya.”
Pada saat itu ibu dan saudara-saudara saya sedang menunggu di luar dan bergegas masuk saat mendengar suara saya. Tetapi kebanyakan dari mereka heran mengapa saya menyebut Isa sebagai Tuhan saya. Banyak di antara mereka yg menganggap saya kerasukan iblis membaca ayat kursi bersama sama. Ini membuat saya tertawa terpingkal-pingkal setiap saya mengingat mereka melakukan hal tersebut. Akhirnya sayapun dibawa pulang ke rumah setelah kondisi saya membaik. Pada saat itu merupakan kegoncangan iman yg terbesar dalam hidup saya, tentang apa yg pernah saya percayai sebelumnya, yg selalu penuh dengan kekerasan, iri, dan dengki. Dan saya mengingat tentang pertemuan saya dengan Tuhan kita Yesus Kristus, betapa baiknya Dia terhadap saya. Dia tahu saya telah menganiaya pengikutNya, seharusnya Dia memenggal kepala saya, tetapi Dia malah mengampuni saya dan mengembalikan Roh saya menyatu kembali denganjiwa dan tubuh saya. Padahal ibu saya pernah berkata bahwa pada saat saya di rumah sakit dokter telah mengatakan bahwa saya telah mengalami pendarahan otak dan mustahil bisa di sembuhkan. Dan sekalipun saya sembuh, saya akan mengalami kelumpuhan total. Banyak para dokter yg merasa aneh pada kejadian saya yg ajaib.
Dan apabila mereka bertanya saya hanya menjawab Isa atau Yesus Kristus lah yg menyembuhkan saya. Kadang-kadang hal ini membuat mereka yg belum menerima Yesus di dalam hatinya menganggap saya kerasukan iblis. Begitu juga saudara-saudara saya maupun bapak saya sendiri. Sehingga sering bapak saya mengundang para kiai maupun dai untuk mengkotbahi saya.
Lalu saya bertanya kepada mereka, “Sudahkah kalian pernah merasakan kematian?”
Merekapun jawab, “Belum.”
Lalu sayapun bilang kepada mereka, “Percayalah kepada Isa, karena Isa lah yang menyelamatkan saya dari kematian.”
Akhirnya banyak dari antara mereka yg pergi dengan hati yg dongkol.
Untungnya bapak saya merupakan muslim yg liberal. Akhirnya sayapun menceritakan tentang semua kejadian yg pernah saya alami pada waktu itu. (mungkin bapak saya mendengarkannya dengan cara masuk kuping kiri, keluar kuping kanan). Akhirnya bapak saya berkata, seandainya apa yg saya alami itu memang benar, maka bapak akan mengucap sukur kepada Nabi Isa yg telah menyelamatkan saya. Dan sayapun selalu berdebat dengan bapak saya. Sampai akhirnya saya berkata kepada bapak saya, “Sungguh apa yang semua saya alami adalah benar karena saya melihatnya dengan kepala dan mata saya sendiri.”
Dan bapak sayapun bilang, “Bagaimana mungkin kamu melihatNya, orang pada saat itu bapak bersama ibumu selalu menunggui kamu di rumah sakit? Kapan kamu keluar dan bertemu denganNya? Tahukah kamu ndry, semua itu karena ridho Allah, titik!”
Pada waktu itu saya pun bingung menjawab pertanyaan yg dilontarkan bapak kepada saya. Ibu saya pun menangis dan memeluk saya ketika melihat kami berdebat dengan keras dan menyuruh saya diam dan meninggalkannya. Tanpa sebab saya berkata kepada bapak, “Ya benar, Isa Almasih adalah Tuhan saya sekarang ini. Pelangi adalah saksi apa yg pernah saya katakan.”
Lalu bapak saya tertawa menyindir kepada saya, “Di musim kemarau begini mana mungkin ada pelangi ?”
Dan sayapun akhirnya pergi meninggalkan tempat saya berdebat dengan ayah saya itu dan menuju pintu rumah untuk pergi keluar. Pada saat saya di luar rumah sayapun menangis dan berbicara sendiri, “Ya Isa Tuhanku, mengapa begitu keraskah hati bapak saya seperti batu ?”
Lalu saya pun mendongak ke atas langit, dan anehnya saya melihat pelangi. Lalu saya menangis dengan penuh suka cita, dan sayapun lari kembali ke dalam rumah untuk menemui bapak saya. Dan saya memanggilnya untuk menunjukkannya.
Setelah bapak saya melihat pelangi tersebut diapun diam seribu bahasa. Dan setelah kejadian itu bapakku seperti mengalami kegoncangan iman, seperti yg pernah saya alami sebelumnya.
Sayapun mulai mencari lebih dalam tentang siapa Isa Almasih sebenarnya melalui Al-Quran maupun hadist, dan saya menemukan hal-hal yg membuat saya terharu.
Misalnya ayat surat-surat di bawah ini:
(Maryam, 19:19) Hanya Isa Anak Maryam yang langsung masuk Syurga kerana Dia suci.
(Al Imran, 3:45) Bahkan Dia (Isa Almasih) terkemuka di dunia dan di akhirat.
(Al Fatihah, 1:6) “Indinash shiraathal mustaqiim” Artinya: Tunjukilah kami jalan yang lurus.
(Az Zukhruf, 43:61) “Wa innahu la’ilmu lis saa’ati fa laa tamtarunna bihaa wa tabi’unni haadzaa shiraathum mustaqiim.” Artinya: Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kerana itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus.
(Az Zukhruf, 43:63) “Wa lammaa jaa-a ‘Isa bil bayyinaati qaala qad ji’tukum bil hikmati wa li ubayina lakum ba’dhal ladzii tathtalifuuna fiihi fat taqullaaha wa athii’u.” Artinya: Dan tatkala Isa datang membawa keterangan. Dia berkata sesungguhnya Aku datang membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian yang apa kamu perselisihkan tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaKu.
(An Nisa, 4:171) “Inamal Masihu ‘isabnu Maryama rasullahi wa kalimatuhu.” Artinya: Sesungguhnya Isa Al Masih putra Maryam itu utusan Allah dan FirmanNya.
(Hadis Anas bin Malik hal.72) “Isa faa innahu Rohullah wa kalimatuhu.” Artinya: Isa itu sesungguhNya Roh Allah dan FirmanNya.
(Maryam, 19:17) ”arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya.” Artinya: Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna.
(Hadis Ibnu Majah) “Laa mahdia illa isabnu Maryama.” Artinya: Tidak ada Imam MAHDI selain Isa putra Maryam.
(Al Anbiyaa, 21:91) “Wallatii ahshanat farjahaa fa nafakhnaa fiihaa mir ruuhinaa Wa ja’alnaahaa wabnahaa ayatal lil ‘aalamiin” Artinya: Ingatlah kisah seorang perempuan yang memelihara kehormatannya (Maryam) lalu Kami tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh Allah) dan Kami jadikan dia dan Anaknya tanda (kuasa Allah) bagi semesta alam.
(Maryam, 19:33) “Wa salaamu ‘alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub’atsu hayaa.” Artinya: Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia wafat, dan pada hari Dia dibangkitkan hidup kembali.”
(Al Imran, 3:55) “Idz qaalallahu yaa Isa, innii mutawafiika, wa raafi’uka ilayya, wa muthahhiruka minal ladzinaa kafaruu, wa jaa’ilul ladzina tabauka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil qiyamati.” Artinya: Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu kepadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu di atas mereka yang kafir hingga hari kiamat.”
(Al Baqarah, 2:253) “Wa aatainaa ‘isabna Maryam bayyinaati wa ayyadnaahu bi ruuhil qudusi.” Artinya: Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam, beberapa mujizat serta Kami perkuat Dia dengan Roh Kudus.
(An Nisa, 4:156) “Wa bi kufrihim wa qaulihim ‘alaa Maryama buhtaanan ‘azhiimaa.” Artinya: Dan kerana kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zinah).
(Al Imran, 3:45) “Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin.” Artinya: Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripadaNya namanya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah.
Dan sayapun akhirnya menelusuri dan mencari segala hal tentang Isa Almasih Tuhan kita. Akhirnya sayapun berpikir bahwa saya harus mendapatkan Injil itu sendiri untuk memahami siapa Isa Almasih itu sesungguhNya. Ada keinginan yang sangat kuat di hati saya untuk mendapatkannya (Injil). Lalu saya pun teringat akan toko yang pernah kami (saya bersama kawan saya dulu) rusakkan, yaitu toko buku El-Shadai, lalu sayapun pergi kesana.
Pada saat saya sampai di toko tersebut, toko itu masih kelihatan rapi, baik kaca-kacanya yg dulu kamu lempari dengan batu hingga pecah, telah rapi terenovasi kembali. Lalu sayapun menghampiri toko tersebut dan akhirnya saya berbicara dengan salah satu penjaganya, “Mbak, apakah Anda menjual Injil ?”
“Ya.” jawabnya.
Lalu penjaga itu pun mencarikan Injil tersebut. Lalu dia pun menyerahkan kepada saya Kitab Perjanjian Baru. Lalu saya bertanya lagi kepadanya, “Apakah ini Injil Isa Almasih punya ?”
Mbak penjaga itupun berkata sambil tertawa kecil, “Iya, Perjanjian Baru itu adalah Injil.”
Lalu mbak itu pun berkata kepada saya, “Apakah kamu non Kristen ?”
Sayapun bingung menjawabnya. Karena agak takut oleh sebab sebelumnya, seandainya mbak itu tahu apabila saya muslim mungkin dia akan benci kepada saya, pikir saya dalam hati. Akhirnya dengan berat hati sayapun menjawabnya, “Ya, saya muslim.” sambil saya menundukkan muka.
Lalu mbak itu pun berkata, “Ah itu tak masalah bagi kami.” sambil tersenyum. Hal ini yang membuat saya heran kenapa mereka yg begitu ramah bisa kami benci tanpa sebab sebelumnya ? Lalu sayapun bertanya kepada dia, “Mbak, adakah buku-buku tentang kisah nabi-nabi menurut Kristen ?”
Lalu mbak itupun mencarikannya. Sesudah itu sayapun mananyakan harga totalnya untuk membayar buku-buku tersebut. Dan sebelumnya saya pun berta nya kepadanya, “Mbak, apakah ada di antara pegawai toko ini yang celaka pada saat kerusuhan sebelumnya ?”
Mbak itupun menjawab saya, “Pada waktu kejadian tersebut toko ini telah kami tutup lebih awal kira-kira jam sepuluh pagi.”
Lalu saya bertanya lagi, “Apakah ada yg menempati toko ini sebagai tempat tinggal ?”
“Ah tidak mas,” jawabnya, “hanya satpam yg menjaga toko-toko di sekitar kami. Itupun juga mereka hanya menjaga di luaran saja untuk keamanan sekitarnya.”
Hal ini yang membuat saya sangat bingung dalam hati. Seingat saya waktu kami merusak dan menjebol toko ini pada waktu petang hari masih ada beberapa orang yg di dalamnya, sedangkan mbak itu bilang toko telah tutup sejak jam 10 pagi dan tidak ada satupun penghuni yg menempatinya. Lalu siapakah di antara mreka yg kami kejar pada waktu itu? Hal ini yang membuat saya heran hingga sekarang. Seandainya apabila saya menemui pria yg kami kejar-kejar dulu, mungkin saya akan berlutut untuk meminta maaf kepadanya.
Dan akhirnya sayapun kembali kerumah, dan sayapun mulai membaca Injil satu persatu di kamar saya. Saya sangat terenyuh, sedih, dan bangga pada saat saya membaca kisah Injil, betapa mulianya segala sesuatu yang pernah diperbuat oleh Isa Almasih / Yesus Kristus. Begitu pun juga ucapan-ucapanNya yang bagaikan pisau belati langsung menusuk hati mengajarkan tentang kasih yang tulus, kerendahan hati, maupun keselamatan. Hal ini yang belum pernah saya peroleh sebelumnya semenjak saya hidup di muka bumi yang mana sebelumnya saya menganggap diri kami sebagai muslim adalah yg tertinggi dari golongan lain kafir yang mana para golongan kafir itu harus tunduk kepada kami, yaitu para penganut Islam, sebab ada di quran yg mengatakan, “hanya penganut Islam lah yang masuk Sorga” dan hal ini sangat tidak masuk akal. Bagaimana mungkin nabi-nabi sebelum Muhammad bisa disebut Islam, karena mereka pun tidak pernah sekalipun mengucapkan kalimat syahadat? Dan juga pada saat saya mengalami kejadian yg aneh di mana roh saya berpisah dengan tubuh saya pada waktu kecelakaan dan mengalami koma, kenapa yg menemui saya justeru Isa Almasih / Yesus Kristus? Dan akhirnya sayapun menyerahkan diri saya sepenuhnya untuk menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan saya dan Juruselamat saya. Pada tanggal 27 Oktober 2000 saya pun dibaptis dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus. Halleluya. Saya telah menerima kasih karuniaNya. Baik susah maupun senang
Tuhan Yesus selalu menyertai saya.
Amin
Solo, Indonesia, 3 Mei 2006
Nama asli saya Ahmad Andryansah bin Abdul Jalil dan saya akhirnya mengganti nama saya menjadi Christian Andryansah, dan saya menghapus nama Ahmad karena nama tersebut selalu mengingatkan saya akan kekejian.
Sumber - Buletin Kampung Baru Februari 2007
http://jil.18.forumer.com/a/kesaksian-dari-kerusuhan-mei-1998_post34.html
TUHAN YESUS MEMBERKATI.
" MENJADI MURID KRISTUS " Yesus berkata : " Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan babtislah mereka dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Ku-perintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyerta...i kamu senantiasa sampai akhir jaman " (Matius 28:19-20). Note : Kalau saudara merasa diberkati dengan Foto2 & Artikel2 ini, saya persilahkan saudara untuk membagikan lagi kepada teman-2 yg lain, supaya semakin banyak jiwa-2 yang dipulihkan dan dimenangkan bersama Kristus Yesus sang Juru Selamat dunia Tuhan kita. Dan supaya HANYA nama TUHAN YESUS Kristus saja yg semakin ditinggikan dalam Kemuliaan ALLAH sampai selama-2nya. Ikuti doa di bawah ini : Tuhan, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahan & dosa2ku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, hanya di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa dan mengucap syukur.
Amin..!
TUHAN YESUS KRISTUS MEMBERKATI KITA SEMUA, AMIN...!
Sumber: Iloone Kawilarang
Langganan:
Postingan (Atom)



